Jambi, oegopost.id – Kualitas udara Kota Jambi kembali mencuri perhatian publik setelah terpantau mengalami penurunan drastis dalam beberapa hari terakhir. Menanggapi kondisi tersebut, Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly bersama jajaran Polresta Jambi langsung mendatangi jalanan untuk membagikan ribuan masker.
Aksi tanggap darurat ini menyasar para pengendara motor serta masyarakat yang sedang beraktivitas di sejumlah titik keramaian. Langkah tersebut membuktikan sinergi nyata antarlembaga dalam melindungi kesehatan warga dari paparan polusi udara.
Pemerintah memfokuskan pembagian sebanyak dua ribu masker pada kawasan padat lalu lintas seperti persimpangan lampu merah. Selain pengendara jalan raya, rombongan juga mendatangi pusat perekonomian rakyat seperti Pasar Kebun Handil dan Pasar Keluarga.
Pemerintah memberikan perhatian khusus kepada para pedagang pasar karena mereka memiliki intensitas aktivitas luar ruangan yang sangat tinggi setiap harinya. Kehadiran aparat dan pimpinan legislatif ini memastikan para pekerja sektor informal tetap melindungi kesehatan mereka.
Kebijakan PJJ Diberlakukan untuk Pelajar Sekolah
Pemkot Jambi mengambil langkah antisipatif dengan mengalihkan sistem kegiatan belajar mengajar ke metode jarak jauh. Pemerintah memberlakukan kebijakan pembelajaran jarak jauh ini bagi siswa tingkat sekolah dasar dan sekolah menengah pertama mulai tanggal 26 hingga 28 Agustus 2026.
Pemkot Jambi mengambil keputusan darurat ini demi meminimalisir dampak buruk polusi udara terhadap tumbuh kembang anak-anak di luar ruangan. Pemerintah juga mengimbau para orang tua agar membatasi aktivitas buah hati mereka di luar rumah selama masa pemulihan kualitas udara.
Masyarakat menilai penanganan krisis lingkungan ini memerlukan keterlibatan aktif dari seluruh elemen tanpa terkecuali pemerintah daerah. Aparat kepolisian turut mengamankan lokasi guna memastikan pengawasan berjalan lancar serta menyampaikan imbauan kesehatan kepada masyarakat luas.
Kesadaran individu warga sangat menentukan efektivitas perlindungan diri dari ancaman polusi udara yang belum stabil. Seluruh pihak berharap kondisi cuaca segera membaik agar warga dapat menjalani aktivitas secara normal kembali.(ar)









