Kualitas Udara Jambi Buruk Akibat Karhutla Lahan Gambut

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kualitas udara Jambi buruk terpantau pada Senin (10/8/2026).(poto: jambione.com)

Kualitas udara Jambi buruk terpantau pada Senin (10/8/2026).(poto: jambione.com)

Jambi, oegopost.id – Kualitas udara Jambi buruk terpantau pada Senin (10/8/2026) pagi berdasarkan data pemantauan laman IQAir. Kabut tipis dan penurunan kualitas udara ini terjadi seiring meningkatnya aktivitas kebakaran hutan dan lahan di kawasan gambut.

Data indeks kualitas udara mencatat Kota Jambi masuk dalam daftar 10 besar daerah dengan polusi udara tertinggi di Indonesia. Angka tersebut menjadi alarm kewaspadaan bagi masyarakat, terutama bagi kelompok yang memiliki riwayat penyakit pernapasan.

Kualitas Udara Jambi Buruk Akibat Lonjakan Polutan

Pemantauan IQAir pada pukul 07.00 WIB menunjukkan Indeks Kualitas Udara (AQI US) Kota Jambi menyentuh angka 139. Capaian angka ini mengategorikan udara Jambi dalam kondisi tidak sehat bagi kelompok sensitif.

Polutan utama yang mendominasi udara Jambi adalah partikel halus PM2.5 dengan konsentrasi mencapai 46 µg/m³. Angka konsentrasi tersebut tercatat 9,2 kali lipat melebihi panduan kualitas udara tahunan yang ditetapkan WHO.

Selain PM2.5, petugas pemantau lingkungan juga merekam konsentrasi parameter polutan lain di udara ambien. Parameter PM10 tercatat 49,6 µg/m³, sulfur dioksida (SO₂) 47,1 µg/m³, ozon (O₃) 38,2 µg/m³, serta nitrogen dioksida (NO₂) 20,7 µg/m³.

Baca Juga :  Al Haris Dorong Percepatan Infrastruktur Jambi, Fokus Pelabuhan Ujung Jabung dan Ekonomi Pesisir

Secara nasional, peringkat pertama kota terpolusi ditempati Pontianak dengan AQI 278, disusul Serpong pada AQI 215. Sementara itu, Tangerang Selatan, Bandung, Jakarta, Palembang, Pekanbaru, Surabaya, dan Tangerang berada di atas posisi Jambi.

Pemadaman Karhutla Gambut Sungai Gelam Terus Berlangsung

Penurunan kualitas udara di Kota Jambi berkaitan langsung dengan maraknya insiden karhutla di Kabupaten Muaro Jambi. Gubernur Jambi Al Haris memantau langsung titik kebakaran gambut di Desa Persiapan Air Merah, Kecamatan Sungai Gelam.

Kebakaran di lokasi tersebut telah berlangsung lebih dari tiga hari dan menghanguskan area lahan yang cukup luas. Al Haris memperkirakan luasan lahan gambut yang terbakar saat ini telah melampaui 50 hektare.

Karakteristik tanah gambut yang dalam membuat tim gabungan menghadapi tantangan besar saat memadamkan kobaran api. Keterbatasan akses jalan, minimnya sumber air di lokasi, serta tiupan angin kencang mempercepat penyebaran titik api.

Personnel gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, dan mitra perusahaan terus bekerja melokalisasi pergerakan api. Petugas mengombinasikan pemadaman jalur darat dengan operasi pemboman air dari udara untuk menjangkau titik sulit.

Baca Juga :  Pemkot Jambi Gelar 30 Event Rayakan HUT ke-80 dan Hari Jadi Kota

Imbauan Pencegahan Karhutla Dan Doa Salat Istisqa

Gubernur Al Haris meminta seluruh warga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi timbulnya titik api baru di lingkungannya. Beliau memberikan penekanan khusus kepada desa-desa yang memiliki bentangan kawasan gambut luas agar melakukan ronda pemantauan dini.

Seluruh elemen masyarakat mengemban tanggung jawab bersama dalam mencegah pembukaan lahan dengan cara membakar. Upaya pencegahan dini menjadi kunci utama agar kabut asap tidak semakin memperburuk kualitas udara daerah.

Selain menginstruksikan langkah teknis pemadaman, Pemerintah Provinsi Jambi juga menempuh jalur spiritual dalam menghadapi kemarau ini. Gubernur mengajak para ulama, kiai, dan imam masjid memimpin pelaksanaan salat Istisqa di wilayah masing-masing.

Masyarakat berharap hujan segera turun untuk membantu memadamkan sisa bara api di dalam lapisan tanah gambut. Pemantauan kualitas udara terus berjalan secara berkala mengingat angka indeks dapat berubah mengikuti arah angin.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kadin Tanjab Timur Salurkan Bantuan Beras untuk Korban Kebakaran Nipah Panjang
Pengecekan Hotspot Karhutla Jambi: Polda Tegakkan Hukum Delapan Tersangka
Gubernur Jambi Jamu Paskibraka Nasional Achmad Fachri dan Rizki Putri di Rumah Dinas
Jaga Identitas Lokal, Pemkab Bungo Tampilkan Pertunjukan Seni Melayu Bungo di Jambi
Babinsa Koramil Muara Bungo Patroli Karhutla di Desa Gapura Suci
Polres Tebo Sapu Bersih Tambang Emas Ilegal di Aliran Sungai Batanghari
Kanwil Kemenkum Jambi dan BRIDA Sepakati Pelindungan Kekayaan Intelektual
Wagub Jambi Abdullah Sani Ajak Masyarakat Perkuat Peran Adat
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:39 WIB

Kadin Tanjab Timur Salurkan Bantuan Beras untuk Korban Kebakaran Nipah Panjang

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:30 WIB

Pengecekan Hotspot Karhutla Jambi: Polda Tegakkan Hukum Delapan Tersangka

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:59 WIB

Gubernur Jambi Jamu Paskibraka Nasional Achmad Fachri dan Rizki Putri di Rumah Dinas

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:21 WIB

Jaga Identitas Lokal, Pemkab Bungo Tampilkan Pertunjukan Seni Melayu Bungo di Jambi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:16 WIB

Babinsa Koramil Muara Bungo Patroli Karhutla di Desa Gapura Suci

Berita Terbaru

Sinsen menggelar program Guru Tamu Industri di SMKN 3 Bungo untuk membekali siswa teknologi modern Honda dan standar pelayanan AHASS.(poto: ampar.id).

Otomotif

Sinsen Gelar Guru Tamu Industri di SMKN 3 Bungo

Minggu, 23 Agu 2026 - 08:46 WIB