Pinang Betara Terima Sertifikat IG, Tanjab Barat Perkuat Identitas Komoditas Unggulan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Tanjung Jabung Barat, Anwar Sadat( tengah ) menyampaikan rasa syukur atas sertifikat IG Pinang Betara( poto : infojambi.com )

Bupati Tanjung Jabung Barat, Anwar Sadat( tengah ) menyampaikan rasa syukur atas sertifikat IG Pinang Betara( poto : infojambi.com )

Tanjab Barat, oegopost.id – Komoditas Indikasi Geografis Pinang Betara kini memperoleh pengakuan hukum setelah Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat menerima sertifikat Indikasi Geografis (IG).

Pemerintah daerah menerima dokumen tersebut sebagai bentuk pengakuan atas keaslian, mutu, dan reputasi khas Pinang Betara dari wilayah pesisir Jambi.

Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Jambi menyerahkan sertifikat itu langsung kepada Pemkab Tanjung Jabung Barat.

Penyerahan berlangsung di Ruang Rapat Bupati Tanjabbar pada Kamis (11/6/2026) dan menjadi langkah penting dalam perlindungan komoditas lokal.

Kepala Kanwil Kemenkumham Jambi, Jonson Siagian, menegaskan sertifikat IG memberi perlindungan hukum terhadap nama dan kualitas Pinang Betara.

Ia menjelaskan bahwa perlindungan ini mencegah pihak lain memakai atau mengklaim produk tersebut secara tidak sah.

Jonson juga menilai langkah Pemkab Tanjung Jabung Barat sangat penting dalam menjaga nilai ekonomi komoditas daerah.

Ia mendorong daerah lain mengikuti langkah serupa untuk melindungi produk unggulan masing-masing.

“Kami sangat mengapresiasi langkah aktif Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Sertifikat Indikasi Geografis ini melindungi nama dan kualitas Pinang Betara agar tidak diklaim pihak lain. Ini juga membuka peluang ekspor dengan identitas yang sah,” ujar Jonson.

Baca Juga :  Anggaran Perkim Tanjab Barat 2026 Rp23,1 Miliar Disorot, Paket Rp12,89 Miliar Jadi Pusat Perhatian

Dorongan Inovasi dan Nilai Tambah Produk

Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Provinsi Jambi, Sri Argunaini, menilai karakter khas Pinang Betara muncul dari kondisi geografis Tanjung Jabung Barat. Ia menjelaskan faktor alam berperan besar dalam membentuk kualitas komoditas tersebut.

Sri meminta seluruh pihak menjaga konsistensi mutu setelah sertifikat IG berlaku. Ia juga mendorong pengembangan produk turunan pinang agar petani memperoleh nilai ekonomi lebih tinggi.

“Setelah sertifikat ini terbit, kita harus menjaga kualitas produk. Kami juga siap mendorong diversifikasi produk turunan pinang agar nilai tambahnya meningkat,” kata Sri.

Bupati Tanjung Jabung Barat, Anwar Sadat, menyampaikan rasa syukur atas pengakuan tersebut. Ia menilai sertifikat IG Pinang Betara menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesejahteraan petani.

Ia juga menyebut sejumlah komoditas unggulan lain di daerahnya seperti Udang Ketak, Kepiting Asoka, Kopi Liberika Tungkal Komposit, dan Nanas Muntialo. Menurutnya, sektor ini memiliki potensi besar untuk terus berkembang.

Anwar menjelaskan bahwa Kopi Liberika Tungkal Komposit telah lebih dulu mengantongi sertifikat IG. Pemerintah daerah kini mulai memperkuat pengembangan Nanas Muntialo sebagai komoditas unggulan berikutnya.

Baca Juga :  Polda Jambi Gelar KRYD, 315 Personel Disiagakan untuk Tekan Balap Liar

“Selain Pinang Betara dan Kopi Liberika Tungkal Komposit yang sudah bersertifikat IG, kami melihat Nanas Muntialo juga punya peluang besar untuk berkembang,” ujar Anwar Sadat.

Penguatan UMKM dan Ekonomi Daerah

Pemkab Tanjung Jabung Barat mendorong pelaku usaha mikro untuk meningkatkan produksi dan kualitas. Pemerintah daerah juga meminta pelaku usaha menjaga standar kebersihan dan pengolahan produk agar mampu bersaing di pasar lebih luas.

Selain itu, pemerintah daerah menjalankan program pendampingan melalui pembinaan, standardisasi mutu, dan perluasan jaringan pemasaran. Langkah ini bertujuan memastikan manfaat sertifikasi IG langsung dirasakan masyarakat.

Anwar menegaskan Pinang Betara kini menjadi identitas daerah, bukan sekadar komoditas pertanian. Ia mengajak seluruh pihak memperkuat ekosistem agrokompleks yang berkelanjutan.

Pemkab Tanjung Jabung Barat menargetkan sektor agrokompleks tumbuh sebagai penggerak ekonomi daerah. Pemerintah meyakini sektor ini mampu menciptakan lapangan kerja dan menekan angka kemiskinan di wilayah pedesaan.

Sejumlah instansi vertikal dan perangkat daerah ikut menghadiri agenda penyerahan sertifikat tersebut. Kolaborasi lintas sektor ini memperkuat komitmen pengembangan komoditas unggulan daerah.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jasa Raharja Muara Bungo Serahkan Santunan dan Perkuat Sinergi di Kerinci
Gubernur Al Haris Lepas Kontingen Jambi ke PESPARAWI Nasional XIV 2026
Kanwil Kementerian Hukum Jambi Dorong Revisi UU Perlindungan Anak Lebih Adaptif
Polres Tanjab Barat Gelar Bakti Kesehatan di Parit Sapat, 197 Warga Terlayani
Jenazah Alaka Dwi Pranata Dimakamkan Hari Ini, Keluarga Masih Berduka
Jambi Perkuat SPAM Lewat Kerja Sama JICA dan OMWB
SKK Migas–PetroChina Latih UMKM Tanjabbar, Dorong Naik Kelas dan Mandiri
Tanam Perdana Padi Modern PM-AAS Dimulai di Tanjabbar, Dorong Pertanian Digital
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 09:00 WIB

Jasa Raharja Muara Bungo Serahkan Santunan dan Perkuat Sinergi di Kerinci

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:00 WIB

Gubernur Al Haris Lepas Kontingen Jambi ke PESPARAWI Nasional XIV 2026

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:00 WIB

Kanwil Kementerian Hukum Jambi Dorong Revisi UU Perlindungan Anak Lebih Adaptif

Sabtu, 13 Juni 2026 - 06:00 WIB

Polres Tanjab Barat Gelar Bakti Kesehatan di Parit Sapat, 197 Warga Terlayani

Sabtu, 13 Juni 2026 - 05:38 WIB

Jenazah Alaka Dwi Pranata Dimakamkan Hari Ini, Keluarga Masih Berduka

Berita Terbaru