Merangin, oegopost.id – Masyarakat Desa Rasau dan Desa Selango menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati Merangin H M Syukur atas perbaikan jalan Kabupaten Merangin yang tengah berlangsung. Pemerintah Kabupaten Merangin melintaskan pengerjaan alat berat untuk membenahi akses transportasi utama yang selama ini mengganggu mobilitas harian warga.
Meskipun hujan sempat mengguyur area pengerjaan dan menimbulkan sedikit lumpur, warga tetap menyambut baik pembenahan infrastruktur tersebut. Tahap pengerasan jalan kini sudah memberikan kenyamanan bagi para pengguna jalan yang melintas setiap hari.
Zainur, seorang warga setempat, mengaku gembira melihat kondisi lintasan desanya yang kini jauh lebih rapi. Ia mengungkapkan bahwa pembenahan ini mengakhiri masa-masa sulit warga yang kerap terjebak jalan rusak.
Pemerintah daerah awalnya hanya merencanakan pengerasan jalan sepanjang 500 meter di kawasan tersebut. Bupati Syukur kemudian menyetujui permintaan masyarakat untuk memperpanjang perbaikan hingga mencapai 850 meter demi kelancaran arus lalu lintas.
Akses Transportasi Lancar Dongkrak Perekonomian Perkebunan Warga
Para pengemudi armada angkutan hasil bumi juga merasakan dampak positif dari pengerjaan fasilitas publik ini. Amat, seorang sopir truk sawit, menuturkan kelancaran arus distribusi hasil panen dari Desa Pinang Merah menuju Desa Rasau.
Ia melintasi tanjakan yang dulunya rusak parah tanpa perlu mengantre lama seperti waktu lalu. Truk muatan sawit kini dapat melaju tanpa hambatan berkat pengerasan permukaan badan jalan yang memadai.
Kondisi serupa dialami oleh warga Desa Selango di Kecamatan Pamenang Selatan yang mendapat penanganan serupa. Kepala Desa Selango, Anhar, mengapresiasi keberanian bupati merespons keluhan warga terkait tiga tanjakan rawan di desanya.
Jalan yang menjadi jalur utama para pelajar dan petani ini sempat mengalami kerusakan berat hingga memicu antrean panjang. Pemkab Merangin merampungkan tahap pengerjaan jalan sepanjang satu kilometer tersebut dalam waktu singkat.
Pekerja lapangan juga membersihkan bahu jalan sepanjang enam kilometer untuk memperluas ruang pandang para pengendara. Langkah pembersihan bahu jalan ini mempercepat jarak tempuh warga menuju pusat kecamatan serta Kota Bangko.
Anhar berharap pemerintah daerah melanjutkan peningkatan kualitas jalan berupa konstruksi rabat beton pada titik tanjakan rawan. Menurutnya, lapisan rabat beton dapat menahan gerusan air hujan secara optimal sehingga fisik jalan bertahan lebih lama.(ar)









