Batang Hari, oegopost.id – Pemerintah Kabupaten Batang Hari resmi menyerahkan Nota Pengantar Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS). Dokumen strategis untuk APBD Tahun Anggaran 2027 tersebut diserahkan langsung dalam forum resmi legislatif.
Penyerahan dokumen anggaran ini berlangsung khidmat dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Batang Hari pada Selasa (14/07). Seluruh jajaran eksekutif dan legislatif berkumpul di Ruang Pola Gedung DPRD Batang Hari untuk membahas arah kebijakan fiskal daerah tersebut.
Ketua DPRD Batang Hari, Rahmad Hasrofi, memimpin langsung jalannya Rapat Paripurna yang krusial bagi keberlanjutan pembangunan daerah ini. Kehadiran unsur pimpinan dewan mempertegas sinergi yang kuat antara legislatif dan eksekutif.
Bupati Batang Hari, Mhd. Fadhil Arief, hadir langsung menyampaikan nota pengantar bersama Wakil Bupati Batang Hari, H. Bakhtiar. Keduanya kompak mengawal perumusan anggaran agar program pembangunan berjalan tepat sasaran.
Fokus Peningkatan PAD Lewat Sektor Pajak Daerah
Dalam pidatonya, Bupati Fadhil Arief menegaskan komitmen kuat jajaran pemerintah daerah untuk memperkuat struktur kemandirian fiskal. Pemerintah Kabupaten Batang Hari terus melakukan evaluasi dan pembenahan tata kelola pendapatan.
Pihak eksekutif kini fokus mengoptimalkan perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari berbagai lini potensial. Strategi intensifikasi dan ekstensifikasi menjadi kunci utama dalam mendongkrak pendapatan lokal.
Fokus utama kebijakan anggaran kali ini menyasar langsung pada sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Sektor ini dinilai masih memiliki ruang pertumbuhan yang sangat besar di wilayah Batang Hari.
Selain PBB, pemerintah daerah juga membidik penerimaan dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Optimalisasi PKB akan berjalan sesuai dengan seri wilayah kendaraan Kabupaten Batang Hari.
Target Anggaran 2027 Harus Tercapai Secara Maksimal
Bupati Fadhil Arief optimis langkah penataan sektor pajak ini akan membawa dampak signifikan bagi pembangunan. Penguatan sektor pajak daerah diyakini mampu menopang belanja publik dengan lebih mandiri.
Pemerintah daerah berharap optimalisasi sektor pajak ini mampu memberikan efek positif bagi roda perekonomian. Kenaikan pendapatan akan dikembalikan dalam bentuk program yang menyentuh masyarakat.
Langkah taktis ini bertujuan agar target Rancangan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2027 tercapai maksimal. Kerja sama seluruh lapisan masyarakat dalam membayar pajak menjadi modal utama keberhasilan program ini.
Perencanaan anggaran yang matang akan menjadi acuan penting dalam pelaksanaan program kerja tahun depan. Dokumen KUA-PPAS ini nantinya menjadi dasar penyusunan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD).
Sinergi Seluruh Elemen Daerah Hadiri Rapat Paripurna
Rapat Paripurna ini juga mendapatkan pengawalan penuh dari unsur pimpinan legislatif yang lain. Wakil Ketua I dan Wakil Ketua II DPRD Batang Hari tampak hadir mendampingi jalannya sidang.
Sekretaris Daerah Batang Hari beserta jajaran unsur Forkopimda Batang Hari juga turut mengawal jalannya paripurna. Kehadiran mereka menunjukkan soliditas antar-instansi di bumi Serentak Bak Regam.
Jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) turut hadir menyimak penyampaian nota pengantar anggaran tersebut. Para kepala dinas bersiap menjabarkan arah kebijakan bupati ke dalam program kerja teknis.
Elemen masyarakat juga ikut menyaksikan momentum penting ini melalui kehadiran Tim Penggerak PKK Batang Hari. Selain itu, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) dan para tamu undangan turut memenuhi ruang rapat.(ar)









