Karhutla Masih Mengintai Muaro Jambi, BPBD Perkuat Patroli dan Pencegahan

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karhutla Masih Mengancam Muaro Jambi, Tiga Kejadian Terjadi Awal Tahun 2026( poto : jambione.com )

Karhutla Masih Mengancam Muaro Jambi, Tiga Kejadian Terjadi Awal Tahun 2026( poto : jambione.com )

Muaro Jambi, oegopost.id – Ancaman karhutla di Muaro Jambi masih menjadi perhatian meski dalam tiga bulan terakhir tidak muncul laporan kebakaran baru.

Pemerintah daerah tetap menjaga kesiapsiagaan karena potensi kebakaran hutan dan lahan dinilai belum sepenuhnya hilang, terutama menjelang periode cuaca yang lebih kering.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muaro Jambi menunjukkan terdapat tiga kejadian kebakaran hutan dan lahan sepanjang Januari hingga Maret 2026.

Dari seluruh kejadian tersebut, luas lahan yang terbakar mencapai sekitar 1,7 hektare.

Dua kejadian terjadi di Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko), termasuk di sekitar kawasan Kampus UIN Jambi. Sementara satu kejadian lainnya berlangsung di Kecamatan Sekernan.

BPBD Soroti Dugaan Faktor Kelalaian Manusia

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Muaro Jambi, Anari Hasiholan Sitorus, menjelaskan hasil pemantauan awal mengarah pada faktor manusia sebagai pemicu utama kebakaran.

Menurut dia, tim masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab masing-masing kejadian secara menyeluruh. Namun, indikasi awal menunjukkan adanya unsur kelalaian yang memicu munculnya titik api.

Baca Juga :  Dugaan Proyek Jalan Fiktif Rp2,3 Miliar di Muaro Jambi Diselidiki Kejaksaan

“Dari hasil pemantauan awal, penyebab kebakaran mengarah pada faktor human error atau kelalaian manusia. Namun, penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan penyebab pasti setiap kejadian,” ujarnya.

Temuan tersebut menjadi pengingat bahwa pengendalian karhutla tidak hanya bergantung pada kesiapan petugas, tetapi juga perilaku masyarakat dalam mengelola lahan.

Memasuki periode April hingga Juni 2026, kondisi karhutla di wilayah Muaro Jambi tercatat relatif terkendali. Hingga saat ini, BPBD belum menerima laporan baru maupun menemukan titik kebakaran tambahan.

Meski situasi lebih kondusif, BPBD tidak menurunkan tingkat kewaspadaan. Potensi kemunculan karhutla masih terbuka apabila musim kemarau mulai berlangsung dan cuaca kering mendominasi wilayah tersebut.

Anari menegaskan langkah pencegahan tetap menjadi prioritas utama dibanding penanganan saat kebakaran sudah terjadi.

“Kami terus meningkatkan kesiapsiagaan. Pencegahan merupakan langkah paling efektif agar karhutla tidak kembali terjadi. Karena itu, masyarakat kami imbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apa pun,” katanya.

Patroli Rutin dan Edukasi Jadi Fokus Pencegahan

Untuk mengurangi risiko kebakaran, BPBD Muaro Jambi terus menjalankan patroli rutin di sejumlah titik yang masuk kategori rawan.

Baca Juga :  Temuan BPK Disdikbud Muaro Jambi: Kelebihan Bayar, Rekening BOSP Aktif, dan Denda Belum Disetor

Petugas juga memperkuat sosialisasi kepada masyarakat agar kesadaran terhadap dampak karhutla semakin meningkat. Edukasi di lakukan untuk mendorong perubahan perilaku dan mencegah praktik pembukaan lahan dengan cara membakar.

Pendekatan pencegahan ini di nilai penting karena dampak kebakaran tidak berhenti pada kerusakan lingkungan saja.

Kabut asap yang muncul akibat kebakaran lahan berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat serta menurunkan kualitas udara di wilayah terdampak.

BPBD berharap seluruh unsur masyarakat dapat mengambil peran aktif dalam menjaga wilayah tetap aman dari kebakaran.

Pemerintah menilai sinergi antara pemerintah daerah, perusahaan, dan warga menjadi faktor penting untuk menekan risiko karhutla pada musim kering yang di perkirakan berlangsung dalam beberapa bulan ke depan.

Anari menegaskan upaya pencegahan harus menjadi tanggung jawab bersama agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

“Harapan kita tentu tidak ada lagi lahan yang terbakar akibat kelalaian manusia. Pencegahan harus menjadi tanggung jawab bersama demi menjaga lingkungan dan kesehatan masyarakat,” pungkasnya.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Danrem 042/Gapu Pimpin Sertijab Kasi Intel dan Dandim Sarko
Mutasi Polri Jambi: Cek Daftar Lengkap PJU dan Kapolres Baru
Gubernur Al Haris Salurkan Bantuan Kebakaran Tungkal, Rumah Warga Dibedah
BMKG Rilis Cuaca Jambi Hari Ini: Sarolangun Hujan Petir
Al Haris Kukuhkan Debalang Negeri, Jaga Marwah Budaya Jambi
Al Haris Puji Saiful Roswandi Kembali Pimpin Ombudsman Jambi
Cuaca Jambi Hari Ini 3 November 2026: Hujan Ringan & Kabur
Enam Ruko di Rimbo Bujang Terbakar, Kerugian Capai Rp1,5 Miliar
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 10:16 WIB

Danrem 042/Gapu Pimpin Sertijab Kasi Intel dan Dandim Sarko

Kamis, 5 November 2026 - 08:24 WIB

Gubernur Al Haris Salurkan Bantuan Kebakaran Tungkal, Rumah Warga Dibedah

Kamis, 5 November 2026 - 08:09 WIB

BMKG Rilis Cuaca Jambi Hari Ini: Sarolangun Hujan Petir

Selasa, 3 November 2026 - 13:34 WIB

Al Haris Kukuhkan Debalang Negeri, Jaga Marwah Budaya Jambi

Selasa, 3 November 2026 - 13:31 WIB

Al Haris Puji Saiful Roswandi Kembali Pimpin Ombudsman Jambi

Berita Terbaru

Suasana pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, saat IHSG melonjak hingga 2,76 persen.(poto: AI).

Ekonomi

IHSG Hari Ini Tembus Level 5.000, Rupiah Justru Melemah

Kamis, 5 Nov 2026 - 10:31 WIB

Seorang pekerja memeriksa status penerimaan Bantuan Subsidi Upah (BSU) melalui smartphone di sela jam istirahat.(poto: AI).

Ekonomi

Cara Cek BSU November 2026 Lewat HP Pakai NIK KTP

Kamis, 5 Nov 2026 - 10:27 WIB