Jakarta, oegopost.id – Ferrari Luce 2027 EV akhirnya meluncur setelah lima tahun pengembangan. Mobil ini langsung menarik perhatian karena membawa Ferrari masuk ke era listrik penuh dengan konsep sedan super cepat.
Mobil ini mengusung tenaga hingga 772 kW, akselerasi 0–100 km/jam hanya 2,5 detik, serta jarak tempuh sekitar 530 km dalam sekali isi daya.
Ferrari menegaskan bahwa Luce bukan sekadar mobil listrik biasa, tetapi arah baru dalam cara mereka merancang mobil performa tinggi.
Desain Futuristik dari Tangan Desainer Apple
Ferrari menggandeng LoveFrom, studio desain milik Jony Ive dan Marc Newson, untuk membentuk tampilan Luce. Hasilnya, mobil ini tampil sangat berbeda dari Ferrari lain.
Desainnya mengusung konsep sedan lima pintu dengan bodi aerodinamis berbentuk “cangkang”. Garis bodinya mengalir halus dari depan sampai belakang tanpa banyak potongan tajam.
Tim desain menggabungkan fungsi dan estetika dalam satu kesatuan. Mereka menyatukan lampu, wiper, dan ventilasi ke dalam bodi agar aliran udara tetap optimal.
Ferrari juga menggunakan panel aluminium yang membantu mengarahkan udara untuk meningkatkan downforce dan efisiensi.
Performa Gila dengan 12 Motor Listrik
Ferrari membekali Luce dengan sistem 12 motor listrik yang bekerja bersama baterai besar berkapasitas 122 kWh dengan arsitektur 800 volt.
Empat motor utama menggerakkan roda, sementara motor lain membantu sistem kemudi dan suspensi aktif. Kombinasi ini membuat distribusi tenaga lebih presisi di setiap kondisi jalan.
Mobil ini menghasilkan tenaga hingga 772 kW dalam mode launch control. Torsi di roda bahkan mencapai 11.500 Nm berkat sistem penggerak langsung di tiap roda.
Ferrari juga memasang sistem pengisian cepat 350 kW agar waktu charging lebih singkat.
Kabin Modern dengan Sentuhan Apple Style
Interior Luce mengedepankan kesederhanaan dan fungsi. Ferrari mengambil inspirasi dari pendekatan desain Apple yang pernah dikerjakan Jony Ive.
Setir berbahan aluminium tampil dengan gaya retro dan dilengkapi tombol fisik untuk fungsi utama seperti AC dan audio.
Di tengah kabin, Ferrari memasang layar yang bisa diputar ke arah pengemudi atau penumpang. Pengguna bisa mengontrol sistem lewat sentuhan atau tombol fisik.
Ferrari juga menambahkan detail visual seperti indikator suhu berbasis warna agar informasi lebih mudah dipahami.
Dimensi Besar dan Aerodinamika Canggih
Ferrari Luce memiliki panjang 5.026 mm, sedikit lebih panjang dari Purosangue. Namun, mobil ini lebih ramping dan lebih rendah sehingga terasa lebih stabil.
Posisi baterai di lantai membuat pusat gravitasi turun sekitar 95 mm, yang meningkatkan handling di kecepatan tinggi.
Ferrari juga memasang velg besar, yakni 23 inci di depan dan 24 inci di belakang, yang termasuk terbesar dalam sejarah mobil jalan raya Ferrari.
Sistem aerodinamika aktif di bagian depan membantu mengatur aliran udara sesuai kebutuhan, baik untuk performa maupun efisiensi.
Ferrari Masuki Babak Baru Elektrifikasi
Ferrari Luce menandai perubahan besar dalam strategi Ferrari menuju elektrifikasi. Mobil ini tidak hanya fokus pada kecepatan, tetapi juga efisiensi dan teknologi.
Meski desainnya tergolong ekstrem dan tidak semua orang akan langsung menyukainya, Ferrari melihat Luce sebagai langkah penting untuk menarik generasi baru.
Ferrari kini tidak hanya mengejar performa, tetapi juga mencoba mendefinisikan ulang arti supercar di era listrik.(ar)









