Merangin, Oegopost.id – Kabupaten Merangin menorehkan tinta emas di tingkat Provinsi Jambi melalui raihan membanggakan aparatur dan warga desa. Lewat ajang bergengsi tahun ini, prestasi Desa Tanah Abang sukses mengantarkan Merangin bertengger di podium tertinggi sebagai juara pertama Lomba Desa Tingkat Provinsi Jambi 2026.
Pencapaian prestisius ini terwujud di bawah kepemimpinan Bupati Merangin H M Syukur bersama Wakil Bupati H A Khafid yang konsisten mendorong kemajuan wilayah pedesaan. Keberhasilan desa dari Kecamatan Pamenang tersebut membuktikan kualitas tata kelola pemerintahan desa yang berjalan efektif dan terarah.
Dalam kompetisi ketat antardaerah se-Provinsi Jambi, Pemerintah Kabupaten Merangin mendelegasikan Desa Tanah Abang dari Kecamatan Pamenang sebagai wakil tunggal daerah. Dari total 205 desa yang tersebar di Bumi Tali Undang Tambang Teliti, desa tersebut terpilih mewakili Merangin hingga keluar sebagai pemenang utama.
Bupati Merangin H M Syukur langsung menyambut gembira kabar kemenangan ini dengan penuh rasa syukur saat memberikan keterangan resmi pada Selasa (13/10). Beliau menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang berjuang sekaligus berharap capaian ini memotivasi desa-desa lain di Merangin.
Pemerintah Provinsi Jambi mengesahkan predikat juara pertama tersebut secara legal melalui penerbitan surat ketetapan resmi dari kepala daerah. Ketetapan hukum itu tercantum dalam Keputusan Gubernur Jambi H Al Haris Nomor 556/KEP.GUB/DP3AP2-4.3/2026 tentang Penetapan Juara Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2026.
Legitimasi dari Gubernur Al Haris tersebut melengkapi proses penilaian panjang yang menguji berbagai indikator keunggulan desa di tingkat provinsi. Hasil ini menempatkan Desa Tanah Abang sebagai rujukan utama pelaksanaan pemerintahan desa terbaik di seluruh wilayah Jambi pada tahun ini.
Keputusan Gubernur Mengukuhkan Kemenangan Desa Tanah Abang Merangin
Keberhasilan meraih posisi puncak ini menghadirkan kebanggaan besar bagi masyarakat Merangin dari berbagai lapisan. Masyarakat luas menilai penghargaan ini sebagai cerminan nyata atas kesiapan desa dalam menjalankan standar penilaian lomba desa tingkat regional.
Penilaian lomba desa mencakup evaluasi menyeluruh terhadap kinerja aparatur, pelayanan publik, inovasi pembangunan, hingga partisipasi aktif warga setempat. Desa Tanah Abang berhasil membuktikan keunggulannya di hadapan tim penilai independen provinsi dan mengungguli desa-desa perwakilan kabupaten tetangga.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Merangin, H Deddi Chandra, memberikan catatan khusus mengenai kemenangan bersejarah ini dalam kesempatan terpisah. Menurutnya, keberhasilan Desa Tanah Abang membangkitkan kembali memori kejayaan masa lalu yang pernah terukir puluhan tahun silam.
Peristiwa serupa pernah terjadi pada tahun 1995 ketika Desa Sumber Agung dari Kecamatan Tabir mengharumkan nama daerah di kancah provinsi. Kala itu, Desa Sumber Agung menjuarai lomba desa mewakili Kabupaten Sarko, yakni wilayah induk sebelum pemekaran menjadi Kabupaten Merangin dan Sarolangun.
Catatan emas masa lalu tersebut kini terulang kembali berkat kerja keras kolektif aparatur desa dan dukungan penuh pemerintah daerah. Deddi Chandra menegaskan bahwa sejarah panjang ini membuktikan Merangin memiliki potensi besar dalam mencetak desa-desa percontohan bermutu tinggi.
Kemenangan ini sekaligus menegaskan komitmen Dinas PMD Merangin dalam mengawal program pembinaan desa secara berkelanjutan di seluruh kecamatan. Prestasi tingkat provinsi ini membuktikan program penguatan kapasitas kelembagaan desa di Merangin membuahkan hasil nyata di lapangan.
Pemerintah Merangin Pacu Peningkatan Kualitas Pelayanan Masyarakat Desa
Dinas PMD Merangin kini memanfaatkan momentum kemenangan ini untuk menyerukan gerakan pembenahan tata kelola ke seluruh wilayah pedesaan. H Deddi Chandra mengajak seluruh jajaran pemerintahan desa di Merangin untuk terus meningkatkan mutu penyelenggaraan pemerintahan serta kualitas pelayanan harian warga.
Fokus pembenahan desa mencakup percepatan pembangunan infrastruktur fisik, penguatan program pemberdayaan warga, serta transparansi administrasi. Sinergi antara perangkat desa dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan lingkungan desa yang mandiri dan sejahtera.
Secara khusus, Kepala Dinas PMD Merangin meminta Kepala Desa Tanah Abang, Suyanto, agar tidak cepat berpuas diri dengan trofi yang sudah diraih. Deddi mendorong Kades Suyanto bersama jajarannya terus mempertahankan standar kinerja terbaik dan meningkatkan prestasi pada jenjang yang lebih tinggi.
Aparatur Desa Tanah Abang diharapkan mampu menjaga konsistensi pelayanan publik agar terus menjadi teladan bagi desa-desa tetangga di sekitarnya. Peran kepemimpinan kepala desa dinilai sangat krusial dalam menjaga ritme inovasi dan kekompakan warga pascakemenangan lomba.
Pemerintah Kabupaten Merangin berharap torehan juara pertama ini menjadi pemacu semangat bagi seluruh 205 desa untuk terus menciptakan inovasi baru. Setiap desa di harapkan aktif menggali potensi lokal, memberdayakan ekonomi warga, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata di Bumi Merangin.(ar)









