BPBD Batang Hari Verifikasi Empat Titik Longsor Bantaran Sungai

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah longsor di Kabupaten Batang Hari, Rabu (8/7/2026). ( poto: ANTARA).

Tanah longsor di Kabupaten Batang Hari, Rabu (8/7/2026). ( poto: ANTARA).

Batang Hari, oegopost.oid – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang Hari, Jambi, mencatat rentetan peristiwa bencana alam di wilayahnya. Petugas menemukan sedikitnya empat titik longsor bantaran sungai Batanghari yang mengancam keselamatan pemukiman warga setempat. Pihak terkait langsung menerjunkan tim ke lapangan guna meminimalkan dampak risiko lingkungan bagi masyarakat sekitar.

Empat titik longsor tersebut terdeteksi di Desa Malapari, Desa Sungai Rengas, Desa Pasar Terusan, serta Napal Sisik. Tim reaksi cepat saat ini fokus melakukan pendataan untuk menyusun langkah penanganan darurat secara cepat. Langkah awal ini bertujuan memetakan tingkat kerawanan tanah di sepanjang jalur aliran sungai tersebut.

Sekretaris BPBD Kabupaten Batang Hari, Sholihin, memimpin langsung proses peninjauan faktual di lokasi terdampak pada Rabu. Personelnya mengumpulkan data otentik sebagai bahan laporan utama untuk menentukan tindakan mitigasi lanjutan. Pemerintah daerah berkomitmen memberikan penanganan darurat yang efektif demi kenyamanan warga.

“Kita sudah turun ke lapangan untuk melakukan verifikasi daerah longsor tersebut,” kata Sholihin saat memberikan keterangan di Muara Bulian.

Tim BPBD Selidiki Laporan Titik Longsor Baru

Selain empat lokasi utama, petugas juga menerima laporan mengenai kemunculan rekahan tanah baru di tempat lain. Informasi terbaru menyebutkan adanya titik longsor susulan yang terjadi di kawasan Desa Sungai Rengas. Saat ini, tim penanggulangan bencana sedang bergegas meneliti tingkat pergeseran tanah di area pemukiman baru tersebut.

Baca Juga :  Tiga Pekerja Tewas di Palka Tongkang, Polisi Usut Dugaan Gas Beracun

“Tim kita sedang melakukan verifikasi longsor yang baru terjadi,” ujar Sholihin menambahkan.

Evaluasi cepat di lapangan sangat penting agar pergerakan tanah susulan tidak menimbulkan dampak yang lebih luas. Petugas di lapangan terus mengamati stabilitas struktur tanah tebing yang berbatasan langsung dengan air sungai.

Rumah Penduduk Terancam Amblas Ke Aliran Sungai

Meskipun peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa, dampak kerusakan tanah mulai mengancam bangunan tempat tinggal warga. Di Desa Pasar Terusan, satu unit rumah berada dalam kondisi mengkhawatirkan akibat abrasi tebing sungai. Longsoran tanah membuat bagian dapur rumah warga tersebut kini dalam posisi hampir menggantung ke arah sungai.

Ancaman serupa juga membayangi wilayah pemukiman penduduk di lokasi yang berbeda. Di Desa Malapari, jarak bibir longsoran dengan dinding rumah warga diperkirakan kini hanya tersisa sekitar lima meter. Sementara itu, titik longsor yang berada di Napal Sisik dilaporkan masih berada dalam jarak aman dari pusat pemukiman padat.

BPBD Batang Hari Siapkan Opsi Rencana Relokasi

Untuk penanganan jangka panjang, BPBD Batang Hari segera menjalin komunikasi intensif dengan Dinas Perkim setempat. Kedua instansi membahas peluang relokasi bagi rumah-rumah warga yang berada di zona merah rawan bencana. Langkah evakuasi permanen ini menjadi solusi paling logis demi menjamin keselamatan jiwa masyarakat dalam jangka panjang.

Baca Juga :  Kanwil Kemenkum Jambi Perkuat Tata Kelola dan Pelayanan Publik

Selain koordinasi internal, BPBD juga telah meneruskan laporan resmi kepada Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) VI. Lembaga pengelolaan sungai tersebut merespons laporan dengan mengirimkan tim teknis ke lokasi bencana untuk pengkajian infrastruktur tebing.

“Untuk tim BWSS telah turun ke lapangan untuk melakukan verifikasi,” jelas Sholihin mengenai sinergi antarinstansi tersebut.

Sholihin menjelaskan bahwa seluruh wilayah sepanjang aliran Sungai Batanghari memiliki karakteristik tanah yang labil dan berpotensi tinggi mengalami longsor. Oleh karena itu, pihaknya mengimbau seluruh masyarakat yang menetap di bantaran sungai agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan harian mereka.

Meskipun wilayah Jambi saat ini mulai memasuki musim kemarau, intensitas curah hujan lokal ternyata masih tergolong cukup tinggi. Kondisi cuaca yang tidak menentu ini kerap memicu fluktuasi debit air sungai yang mempercepat pengikisan tebing tanah.

“Jika melihat tanda-tanda pergerakan tanah atau tebing mulai tergerus, segera laporkan kepada pemerintah desa atau BPBD agar bisa segera ditindaklanjuti,” pungkas Sholihin.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kadin Tanjab Timur Salurkan Bantuan Beras untuk Korban Kebakaran Nipah Panjang
Pengecekan Hotspot Karhutla Jambi: Polda Tegakkan Hukum Delapan Tersangka
Gubernur Jambi Jamu Paskibraka Nasional Achmad Fachri dan Rizki Putri di Rumah Dinas
Jaga Identitas Lokal, Pemkab Bungo Tampilkan Pertunjukan Seni Melayu Bungo di Jambi
Babinsa Koramil Muara Bungo Patroli Karhutla di Desa Gapura Suci
Polres Tebo Sapu Bersih Tambang Emas Ilegal di Aliran Sungai Batanghari
Kanwil Kemenkum Jambi dan BRIDA Sepakati Pelindungan Kekayaan Intelektual
Wagub Jambi Abdullah Sani Ajak Masyarakat Perkuat Peran Adat
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:39 WIB

Kadin Tanjab Timur Salurkan Bantuan Beras untuk Korban Kebakaran Nipah Panjang

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:30 WIB

Pengecekan Hotspot Karhutla Jambi: Polda Tegakkan Hukum Delapan Tersangka

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:59 WIB

Gubernur Jambi Jamu Paskibraka Nasional Achmad Fachri dan Rizki Putri di Rumah Dinas

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:21 WIB

Jaga Identitas Lokal, Pemkab Bungo Tampilkan Pertunjukan Seni Melayu Bungo di Jambi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:16 WIB

Babinsa Koramil Muara Bungo Patroli Karhutla di Desa Gapura Suci

Berita Terbaru

Sinsen menggelar program Guru Tamu Industri di SMKN 3 Bungo untuk membekali siswa teknologi modern Honda dan standar pelayanan AHASS.(poto: ampar.id).

Otomotif

Sinsen Gelar Guru Tamu Industri di SMKN 3 Bungo

Minggu, 23 Agu 2026 - 08:46 WIB