Bocah 7 Tahun Hilang Terseret Arus Sungai Batanghari di Muaro Jambi, Tim SAR Dikerahkan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kantor Basarnas Jambi, Adah Sudarsa, menyebut pihaknya mengerahkan tujuh personel rescue ke lokasi.( poto : infojambi.com )

Kepala Kantor Basarnas Jambi, Adah Sudarsa, menyebut pihaknya mengerahkan tujuh personel rescue ke lokasi.( poto : infojambi.com )

Batanghari, oegopost.id – Seorang bocah laki-laki berusia 7 tahun, Muhammad Fajar Setiawan, mengalami hilang terseret arus sungai di kawasan Sungai Batanghari, Desa Teluk Jambu, Kabupaten Muaro Jambi, Selasa (16/6/2026).

Peristiwa ini langsung memicu warga dan tim SAR bergerak ke lokasi untuk melakukan pencarian.

Kronologi Kejadian di Tepi Sungai

Fajar datang ke tepi sungai bersama seorang temannya pada siang hari. Ia berniat mencuci tangan setelah beraktivitas di sekitar lokasi. Aktivitas sederhana itu berubah menjadi peristiwa berbahaya dalam hitungan detik.

Saat berdiri di pinggir sungai, Fajar terpeleset di permukaan tanah yang licin. Ia jatuh ke aliran Sungai Batanghari yang saat itu memiliki arus cukup deras. Arus sungai langsung menyeret tubuhnya ke arah tengah.

Teman korban melihat kejadian itu dan segera berlari meminta bantuan warga sekitar. Ia menyampaikan informasi tersebut agar warga bisa segera melakukan pertolongan di lokasi.

Warga dan keluarga korban langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari saksi. Mereka menyisir tepian sungai untuk mencari keberadaan Fajar di sekitar titik jatuhnya.

Baca Juga :  Kanwil Kemenkum Jambi Bahas Tiga Rancangan Regulasi Muaro Jambi

Namun, pencarian awal tidak menemukan tanda-tanda korban di area tersebut. Warga kemudian memperluas penyisiran ke sepanjang aliran sungai.

Arus Sungai Batanghari yang deras menyulitkan proses pencarian di lapangan. Kondisi itu membuat warga tidak dapat menjangkau area yang lebih jauh secara maksimal.

Setelah upaya awal tidak berhasil, warga melaporkan kejadian tersebut kepada petugas melalui seorang warga bernama Ardi. Laporan itu diteruskan ke Kantor Basarnas Jambi untuk penanganan lebih lanjut.

Basarnas Jambi segera mengirim tim Search and Rescue (SAR) setelah menerima laporan. Petugas langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk memulai operasi pencarian.

Kepala Kantor Basarnas Jambi, Adah Sudarsa, menyebut pihaknya mengerahkan tujuh personel rescue ke lokasi. Ia menjelaskan tim membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam untuk tiba di lokasi kejadian.

“Kami memberangkatkan 7 personel rescue menuju lokasi dengan estimasi perjalanan sekitar 1,5 jam,” kata Adah Sudarsa.

Baca Juga :  Kematian Ikan Massal Sungai Batanghari Alarm Kerusakan Ekosistem DAS

Tim SAR Gabungan Perluas Area Pencarian

Setibanya di lokasi, tim SAR gabungan langsung berkoordinasi dengan perangkat desa dan warga setempat. Mereka membagi sektor pencarian di sepanjang aliran Sungai Batanghari agar proses lebih terarah.

Petugas mengoperasikan perahu karet jenis LCR untuk menjangkau area sungai yang tidak bisa di akses dari daratan. Warga dan pemuda setempat ikut membantu penyisiran di beberapa titik yang telah ditentukan.

Tim juga menyiapkan peralatan komunikasi, perlengkapan evakuasi, serta alat medis darurat untuk mendukung operasi di lapangan. Seluruh perlengkapan itu di gunakan agar proses pencarian berjalan lebih efektif dan terkoordinasi.

Hingga laporan ini di susun, tim gabungan masih melanjutkan pencarian terhadap Fajar di sepanjang aliran Sungai Batanghari. Petugas bersama warga terus menyisir area sungai berdasarkan titik dugaan korban terseret arus.

Seluruh unsur yang terlibat berharap proses pencarian segera membuahkan hasil. Tim tetap melanjutkan operasi dengan memperhatikan kondisi arus sungai dan keselamatan petugas di lapangan.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Jambi Terbitkan Surat Edaran Atasi Polusi Udara
Pemerintah Pusat Salurkan Bantuan Armada dan 500 Sumur Bor Karhutla Jambi
Polresta Jambi Sita Ratusan Motor Balap Liar Sepanjang Agustus 2026
Perumda Tirta Mayang Bagikan Masker Gratis Saat Kualitas Udara Memburuk
Kebakaran Lahan Samping Kampus UIN STS Jambi Merambat ke Buper, Warek III Turun Langsung Pemadaman
Kebakaran Lahan Sungai Buluh Hanguskan Satu Hektare Kebun Karet
Sanggar Budaya Muaro Jambi Sabet Juara I Festival Batanghari 2026
Karhutla Tebo Memicu Lonjakan Kasus ISPA 2026, Dinas Kesehatan Minta Warga Waspada
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:05 WIB

Gubernur Jambi Terbitkan Surat Edaran Atasi Polusi Udara

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:57 WIB

Pemerintah Pusat Salurkan Bantuan Armada dan 500 Sumur Bor Karhutla Jambi

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:49 WIB

Polresta Jambi Sita Ratusan Motor Balap Liar Sepanjang Agustus 2026

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:34 WIB

Kebakaran Lahan Samping Kampus UIN STS Jambi Merambat ke Buper, Warek III Turun Langsung Pemadaman

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:30 WIB

Kebakaran Lahan Sungai Buluh Hanguskan Satu Hektare Kebun Karet

Berita Terbaru

Surat Edaran Nomor: 1835/SE/DLH-3/2026.(poto: seriusnews.id).

Daerah

Gubernur Jambi Terbitkan Surat Edaran Atasi Polusi Udara

Selasa, 25 Agu 2026 - 11:05 WIB