Pemkab Batang Hari Bangun Pusat Oleh-Oleh Rp2,3 Miliar di Kawasan Wisata Aek Tumpah

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 9 Juli 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung pusat oleh-oleh Kabupaten Batang Hari, Kamis (9/7/2026). ( poto : ANTARA).

Gedung pusat oleh-oleh Kabupaten Batang Hari, Kamis (9/7/2026). ( poto : ANTARA).

Batang Hari, oegopost.id – Pemerintah Kabupaten Batang Hari resmi merealisasikan pembangunan Gedung Pusat Oleh-Oleh di kawasan wisata Aek Tumpah, Muara Bulian. Proyek infrastruktur strategis ini bertujuan untuk meningkatkan daya tarik pariwisata sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat lokal. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Batang Hari memimpin langsung proyek pengerjaan fasilitas penunjang tersebut.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Batang Hari, Ajrisa Windra, menyampaikan pengumuman penting tersebut di Muara Bulian pada Kamis. Ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah mengalokasikan dana sebesar Rp2,3 miliar untuk menyukseskan pembangunan fisik tersebut. Seluruh pembiayaan proyek bernilai miliaran ini bersumber sepenuhnya dari APBD Kabupaten Batang Hari Tahun Anggaran 2026.

Pemerintah daerah merancang fasilitas modern ini sebagai wadah etalase terpadu bagi produk-produk unggulan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Dinas PUPR menetapkan masa pelaksanaan paket perluasan bangunan gedung ini selama 150 hari kalender. Melalui proyek ini, pemerintah berkomitmen kuat untuk melengkapi sarana pendukung utama di kawasan destinasi wisata unggulan daerah.

Kawasan Wisata Aek Tumpah Jadi Pusat Ekonomi

Langkah taktis ini sekaligus membuka peluang pemasaran yang jauh lebih luas bagi para pelaku industri kreatif lokal. Dinas PUPR sengaja memilih lokasi gedung yang berdekatan langsung dengan area wisata Aek Tumpah. Strategi penempatan ini bertujuan agar para pelancong dapat dengan mudah memborong aneka produk unggulan daerah setelah selesai menikmati destinasi tersebut.

Baca Juga :  Avanza 2015–2016 Banyak Dicari, Ini Harganya...

Kini, para perajin tangan, pengusaha kuliner khas, dan pelaku UMKM Batang Hari segera memiliki tempat pemasaran yang jauh lebih representatif. Keberadaan gedung baru ini juga memberikan kenyamanan ekstra bagi wisatawan yang ingin berburu buah tangan khas daerah. Kehadiran fasilitas komersial tersebut otomatis memberikan nilai tambah yang signifikan bagi ekosistem pariwisata di Muara Bulian.

Pemerintah daerah menyatukan pusat belanja produk khas Batang Hari dalam satu lokasi strategis demi memudahkan akses para pengunjung. Ajrisa Windra sangat berharap pembangunan infrastruktur ini mampu meningkatkan daya tarik objek wisata Aek Tumpah secara masif. Lonjakan kunjungan wisatawan nantinya akan mendatangkan lebih banyak perputaran uang ke wilayah Kabupaten Batang Hari.

Pemerintah Optimistis Kesejahteraan Pelaku UMKM Meningkat

Arus wisatawan dari dalam maupun luar daerah akan memicu pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan melalui sektor pariwisata ini. Peningkatan omzet penjualan produk-produk unggulan daerah menjadi target utama dari realisasi proyek sarana publik tersebut. Dinas PUPR terus mengawal jalannya pengerjaan fisik agar bangunan dapat segera beroperasi sesuai dengan target yang telah ditentukan.

Baca Juga :  Upaya Pemadaman Karhutla Batang Hari Diperkuat Modifikasi Cuaca

Pemerintah daerah optimis bahwa kehadiran sarana modern ini akan memacu semangat para pelaku UMKM untuk meningkatkan kualitas produk mereka. Pemasaran produk lokal yang tertata rapi akan memperkuat identitas daerah Batang Hari di mata publik nasional. Melalui kolaborasi sektor pariwisata dan perdagangan, masyarakat sekitar akan merasakan dampak ekonomi positif secara langsung.

Dinas PUPR Kawal Pengerjaan Fisik Tepat Waktu

Pihak pelaksana proyek harus memanfaatkan masa pengerjaan 150 hari kalender ini secara maksimal dengan tetap menjaga mutu bangunan. Dinas PUPR Batang Hari menegaskan pentingnya ketepatan waktu agar momentum kebangkitan ekonomi pelaku usaha kecil tidak tertunda. Pemerintah daerah berjanji akan terus mendukung penyediaan fasilitas publik yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat banyak.

Ajrisa berharap pembangunan fasilitas ini dapat meningkatkan daya tarik pengunjung secara konsisten sepanjang tahun. Peningkatan kunjungan tersebut otomatis mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui skema pemasaran produk unggulan daerah yang lebih terintegrasi. Ia menutup keterangannya dengan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut menyukseskan program pembangunan daerah ini.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pegadaian Luncurkan Gadai Bebas Sewa Modal Tanpa Bunga
Mengapa Sektor Industri Jambi Tetap Jadi Primadona di Pasar Ekspor Dunia?
Bantuan Subsidi Upah 2026 Cair, Pekerja Terima Total Rp900 Ribu
Inflasi Jambi Tembus 2,97 Persen: Daya Beli Petani Naik, Kelas Menengah Terhimpit
Pasokan Menipis, Harga Cabai di Bungo Meroket Tajam di Pasar Tradisional
Penyebab Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS dan Langkah BI
Anggaran Subsidi Energi APBN 2027 Dipangkas Rp11 Triliun, DPR Buka Suara
Rupiah Rontok Rp18.000/US$, Bank Indonesia Buka Suara
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:37 WIB

Pegadaian Luncurkan Gadai Bebas Sewa Modal Tanpa Bunga

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:55 WIB

Mengapa Sektor Industri Jambi Tetap Jadi Primadona di Pasar Ekspor Dunia?

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:33 WIB

Bantuan Subsidi Upah 2026 Cair, Pekerja Terima Total Rp900 Ribu

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:24 WIB

Inflasi Jambi Tembus 2,97 Persen: Daya Beli Petani Naik, Kelas Menengah Terhimpit

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:36 WIB

Pasokan Menipis, Harga Cabai di Bungo Meroket Tajam di Pasar Tradisional

Berita Terbaru

Ilustrasi Pegadaian.(poto: istimewa).

Ekonomi

Pegadaian Luncurkan Gadai Bebas Sewa Modal Tanpa Bunga

Kamis, 8 Okt 2026 - 13:37 WIB