Batanghari, oegopost.id – Haflah Akhirussanah Ponpes Zulhijjah Batang Hari menjadi momen penting dalam penguatan pendidikan karakter dan keagamaan di daerah.
Bupati Batang Hari, Muhammad Fadhil Arief, hadir langsung dalam kegiatan Haflah Akhirussanah, Imtihanul Wakfi, serta pelepasan Kelas VII Angkatan Tahun Pelajaran 2025–2026 yang digelar oleh Pondok Pesantren Zulhijjah.
Dalam agenda yang berlangsung pada Kamis tersebut, Bupati menegaskan bahwa pesantren memiliki peran strategis dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak yang kuat dan berlandaskan nilai-nilai agama.
Apresiasi Pemerintah untuk Dunia Pesantren
Fadhil Arief memberikan apresiasi kepada seluruh pengasuh dan pengurus Pondok Pesantren Zulhijjah atas dedikasi mereka dalam mendidik santri. Ia menilai pesantren tersebut konsisten menjadi lembaga pendidikan yang memperkuat karakter generasi muda Batang Hari.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Batang Hari, kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya. Pesantren ini telah menjadi garda terdepan dalam membentuk generasi yang cerdas dan berakhlak mulia,” ujar Fadhil Arief.
Ia menegaskan bahwa kontribusi pesantren sangat nyata dalam membangun sumber daya manusia yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki moral yang baik di tengah tantangan zaman.
Pesan Bupati untuk Santri: Ilmu Harus Diamalkan
Dalam sambutannya, Bupati mengingatkan para santri agar tidak memaknai haflah sebagai akhir dari proses belajar. Ia menegaskan bahwa ilmu yang di peroleh harus di amalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Fadhil Arief mendorong para santri untuk menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing. Ia berharap mereka mampu membawa nilai-nilai kebaikan, kedamaian, serta kemaslahatan bagi masyarakat luas.
“Haflah ini adalah awal perjalanan baru. Jadikan ilmu sebagai bekal untuk mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” tegasnya.
Apresiasi untuk Pengasuh dan Wali Santri
Selain santri, Bupati juga memberikan penghargaan kepada para pengasuh pesantren yang telah bekerja keras membimbing para peserta didik. Ia menilai peran mereka sangat penting dalam membentuk karakter dan moral generasi muda.
Fadhil Arief juga menyampaikan apresiasi kepada para wali santri yang telah memberikan kepercayaan penuh kepada pesantren. Ia menilai dukungan keluarga menjadi bagian penting dalam keberhasilan pendidikan berbasis keagamaan.
Menurutnya, pendidikan yang di peroleh para santri akan menjadi bekal berharga, baik di dunia maupun akhirat.
Pemerintah Kabupaten Batang Hari menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program pendidikan keagamaan di daerah. Pemerintah melihat pesantren sebagai mitra strategis dalam mencetak generasi unggul dan berdaya saing.
Dalam kegiatan tersebut, turut hadir pimpinan pesantren KH. Drs. Lohot Hasibuan, perwakilan Kementerian Agama Republik Indonesia Kabupaten Batang Hari, unsur Densus 88 Antiteror Polri Polda Jambi, BAZNAS Batang Hari, serta Muslimat NU Batang Hari.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan dukungan lintas lembaga terhadap penguatan pendidikan berbasis pesantren di Kabupaten Batang Hari.(ar)









