Flashmob Musik di Bandara Sultan Thaha Jambi Meriahkan Hari Musik Nasional dan Internasional

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 18 Juni 2026 - 01:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

flashmob musik Bandara Jambi berlangsung meriah di Bandara Sultan Thaha Jambi pada Rabu, 10 Juni 2026.( poto : jambiekspres.co.id )

flashmob musik Bandara Jambi berlangsung meriah di Bandara Sultan Thaha Jambi pada Rabu, 10 Juni 2026.( poto : jambiekspres.co.id )

Jambi, oegopost.id – Flashmob musik di Bandara berlangsung meriah di Bandara Sultan Thaha Jambi pada Rabu, 10 Juni 2026. Aksi spontan ini mengejutkan penumpang dan petugas yang tengah beraktivitas di area kedatangan bandara.

Suasana bandara yang semula berjalan normal berubah menjadi panggung musik terbuka. Para musisi tampil tiba-tiba dan menghadirkan hiburan di tengah arus perjalanan penumpang yang padat.

Kegiatan ini digelar oleh Persatuan Artis Penyanyi Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) Provinsi Jambi.

Mereka menghadirkan konsep flashmob sebagai bentuk perayaan Hari Musik Nasional dan Hari Musik Internasional dengan cara yang lebih dekat dengan masyarakat.

Atraksi Musik Dadakan Tarik Perhatian Penumpang

Aksi musik mendadak ini langsung menarik perhatian penumpang, petugas bandara, hingga pengunjung. Banyak orang berhenti sejenak untuk menyaksikan pertunjukan yang muncul tanpa pemberitahuan tersebut.

Sejumlah penumpang bahkan mengabadikan momen itu melalui ponsel mereka. Beberapa di antaranya ikut menikmati alunan musik dan bergoyang mengikuti irama yang dimainkan para musisi.

PAPPRI Jambi sengaja memilih konsep ruang publik agar musik bisa hadir di tengah aktivitas harian masyarakat. Bandara menjadi lokasi yang dinilai tepat karena memiliki mobilitas tinggi dan keberagaman pengunjung.

Baca Juga :  Petugas Gabungan Bagikan Masker Antisiapsi Kabut Asap di Bungo

Dalam aksi tersebut, PAPPRI Jambi menampilkan dua pertunjukan utama. Mereka mengangkat musik Kompangan khas Jambi dengan ritme Melayu yang energik. Selain itu, mereka juga menghadirkan musik Gambus yang dipadukan dengan sentuhan modern.

Perpaduan dua genre ini menciptakan suasana yang unik di tengah kesibukan bandara. Alunan musik tradisional berpadu dengan aransemen modern yang membuat suasana lebih hidup dan hangat.

Konsep ini sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya musik Jambi kepada masyarakat luas, termasuk wisatawan yang baru tiba di daerah tersebut.

Ketua PAPPRI Provinsi Jambi, Sri Argunaini, menegaskan bahwa kegiatan ini membawa pesan penting tentang peran musik dalam kehidupan masyarakat. Ia menyebut musik sebagai bahasa universal yang mampu menyatukan banyak orang.

“Kami ingin mengingatkan bahwa musik adalah bahasa universal. Ia mempersatukan, menyehatkan jiwa, dan menjadi jati diri bangsa,” ujar Sri Argunaini.

Ia menambahkan, PAPPRI ingin mengajak masyarakat merayakan musik tidak hanya di panggung formal, tetapi juga di ruang kehidupan sehari-hari seperti bandara.

Baca Juga :  Wali Kota Jambi Lepas 97 Atlet Sepatu Roda ke Pariaman Open 2026, Siapkan Lintasan Standar Nasional

Kegiatan ini juga mendapat perhatian dari Wali Kota Jambi, H Maulana. Ia menyambut baik inisiatif kreatif yang menghadirkan seni budaya langsung di ruang publik.

Kehadirannya di lokasi kedatangan turut di sambut dengan musik Kompangan serta pemberian cendera mata dari panitia. Momen tersebut menambah suasana keakraban antara pemerintah, seniman, dan masyarakat.

Bandara sebagai Gerbang Budaya Jambi

PAPPRI Jambi menilai pemilihan lokasi di Bandara Sultan Thaha memiliki makna strategis. Bandara menjadi pintu masuk utama wisatawan ke Provinsi Jambi.

Melalui pertunjukan ini, PAPPRI ingin menghadirkan kesan pertama yang hangat, ramah, dan kaya budaya. Musik daerah seperti Kompangan dan Gambus menjadi representasi identitas lokal yang di tampilkan secara langsung kepada pengunjung.

Selain hiburan, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antara musisi dan masyarakat. PAPPRI Jambi membagikan cendera mata kepada penumpang yang datang maupun berangkat sebagai bentuk apresiasi.

Organisasi ini berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut di berbagai ruang publik. Tujuannya tidak hanya menghibur, tetapi juga memperkuat pelestarian musik daerah serta meningkatkan apresiasi terhadap karya musisi lokal.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Jambi Tinjau Karhutla Tanjung Jabung Timur Lewat Udara
Terobosan Baru, Gubernur Jambi dan TNI Dorong Tanam Bambu Cegah Kebakaran Lahan Gambut
DPR Minta Pemerintah Tangani Kebakaran Rumah Massal di Jambi
Antisipasi Dampak Karhutla, Polda Jambi Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Kasang Pudak
DPRD Dorong Pemkot Evaluasi Total Kebijakan Pengelolaan Sampah
Bantuan Air Bersih Pemkot Jambi Capai 1,3 Juta Liter
Pertamina Sumbagsel Blokir Ribuan Nopol Kendaraan Penyeleweng BBM Subsidi
Pelantikan DPD APPSI Bungo Alan Capir Rudin Resmi Diumumkan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 20:22 WIB

Gubernur Jambi Tinjau Karhutla Tanjung Jabung Timur Lewat Udara

Minggu, 20 September 2026 - 16:36 WIB

DPR Minta Pemerintah Tangani Kebakaran Rumah Massal di Jambi

Minggu, 20 September 2026 - 16:27 WIB

Antisipasi Dampak Karhutla, Polda Jambi Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Kasang Pudak

Minggu, 20 September 2026 - 13:06 WIB

DPRD Dorong Pemkot Evaluasi Total Kebijakan Pengelolaan Sampah

Minggu, 20 September 2026 - 12:58 WIB

Bantuan Air Bersih Pemkot Jambi Capai 1,3 Juta Liter

Berita Terbaru

Dianda Putra memimpin jalannya apel pagi untuk mewakili Wali Kota Sungai Penuh, Alfin.(poto: istimewa).

Pemerintahan

Dianda Putra Pimpin Apel Tekankan Disiplin Pegawai

Senin, 21 Sep 2026 - 20:32 WIB