Jambi, oegopost.id – Kepulangan jemaah haji Jambi dari Kloter BTH-13 berlangsung penuh haru di Asrama Haji Jambi, Selasa (16/6/2026) malam.
Sejak awal kedatangan, para keluarga jemaah langsung memadati area penyambutan. Mereka menunggu dengan penuh harap setelah berbulan-bulan berpisah dengan anggota keluarga yang menunaikan ibadah haji.
Gubernur Jambi Al Haris hadir langsung di lokasi bersama Wali Kota Jambi Maulana dan Kakanwil Haji dan Umrah Provinsi Jambi Wahyudi Abdul Wahab. Mereka menyambut para jemaah secara langsung di garis kedatangan.
Al Haris kemudian menyapa para jemaah satu per satu bersama jajaran pemerintah daerah. Ia menegaskan bahwa momen ini menjadi bentuk penghormatan bagi para tamu Allah yang baru kembali.
Gubernur Sampaikan Permohonan Maaf atas Layanan Haji
Dalam sambutannya, Al Haris menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh jemaah. Ia mengakui pemerintah daerah masih menemukan sejumlah kekurangan dalam layanan, mulai dari keberangkatan hingga kepulangan.
Ia menegaskan pemerintah akan terus memperbaiki sistem pelayanan haji. Menurutnya, evaluasi menyeluruh perlu dilakukan agar kualitas layanan pada tahun berikutnya meningkat.
Al Haris menyampaikan rasa syukur karena seluruh jemaah Kloter BTH-13 kembali dalam keadaan lengkap tanpa ada laporan kematian. Ia menilai hal ini sebagai pencapaian penting dalam penyelenggaraan haji tahun ini.
“Alhamdulillah seluruh jemaah sudah kembali dalam keadaan sehat. Kalau ada yang sakit, itu bagian dari kondisi perjalanan ibadah yang cukup berat,” ujarnya.
Di tengah suasana haru, Al Haris melontarkan candaan ringan terkait perbedaan tahun hijriah saat keberangkatan dan kepulangan jemaah. Candaan itu langsung memancing tawa para jemaah dan keluarga yang hadir.
Suasana penyambutan pun menjadi lebih cair. Para hadirin merespons dengan ucapan syukur yang terdengar serempak di dalam ruangan.
Harapan Haji Mabrur dan Kerinduan ke Baitullah
Al Haris menyampaikan doa agar seluruh jemaah meraih predikat haji mabrur. Ia menilai pengalaman ibadah di Tanah Suci akan meninggalkan kesan spiritual yang kuat bagi setiap jemaah.
Ia juga menilai banyak jemaah akan terus merindukan Baitullah setelah kembali ke tanah air. Pengalaman tersebut, menurutnya, menjadi perjalanan ibadah yang sulit dilupakan.
Pemerintah Provinsi Jambi menegaskan komitmen untuk meningkatkan kualitas layanan haji. Pemprov akan memperbaiki sistem manajemen dan fasilitas pendukung secara bertahap.
Al Haris juga menyoroti peran penting tim medis selama pelaksanaan haji. Ia menyebut tenaga kesehatan membantu menjaga kondisi jemaah, terutama kelompok rentan seperti lansia dan perempuan.
Panitia bersama pemerintah daerah melanjutkan pemantauan kondisi kesehatan jemaah setelah kepulangan. Mereka juga menjalin koordinasi dengan fasilitas kesehatan untuk penanganan lanjutan jika diperlukan.
Pemerintah mengimbau keluarga jemaah untuk membantu proses pemulihan fisik setelah perjalanan panjang dari Arab Saudi. Istirahat cukup menjadi faktor penting dalam menjaga kondisi tubuh.(ar)









