411 Petugas Sensus Ekonomi 2026 Dikerahkan di Merangin, Bupati Tekankan Data Akurat

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penandatanganan pencanangan dan pendataan perdana petugas Sensus Ekonomi 2026 oleh Bupati M Syukur.( poto : metrojambi.com )

Penandatanganan pencanangan dan pendataan perdana petugas Sensus Ekonomi 2026 oleh Bupati M Syukur.( poto : metrojambi.com )

Merangin, oegopost.id – Pemerintah Kabupaten Merangin mulai menjalankan Sensus Ekonomi 2026 dengan mengerahkan 411 petugas ke seluruh wilayah. Langkah ini menjadi bagian penting untuk memperkuat data ekonomi daerah secara menyeluruh dan terukur.

Bupati M Syukur membuka kegiatan pencanangan di Rumah Dinas Bupati Merangin pada Senin (15/6). Ia juga langsung menjadi responden pertama yang petugas sensus data di lapangan.

Setelah proses tersebut, Bupati M Syukur melepas secara simbolis 411 petugas yang akan bekerja hingga 31 Agustus 2026. Ia meminta seluruh petugas menjangkau pelaku usaha secara langsung tanpa terkecuali.

Pemerintah Tekankan Akurasi Data

M Syukur menegaskan pentingnya data akurat untuk menentukan arah pembangunan daerah. Ia meminta masyarakat, terutama pelaku usaha, memberikan informasi yang benar kepada petugas sensus.

Ia menekankan pemerintah membutuhkan data yang valid untuk menyusun kebijakan yang tepat sasaran. Karena itu, ia mendorong keterbukaan masyarakat dalam proses pendataan.

Baca Juga :  Takbir Keliling Merangin Berlangsung Meriah dan Tertib

“Data ini sangat vital. Saya minta masyarakat tidak ragu memberikan informasi yang jujur dan transparan kepada petugas. Data yang akurat akan menjadi dasar pemerintah dalam menyusun kebijakan yang tepat sasaran demi kemajuan ekonomi Merangin,” kata M Syukur.

BPS Turunkan Petugas Terlatih ke Lapangan

Kepala Badan Pusat Statistik Merangin, Yudhi Fri Amara, menjelaskan Sensus Ekonomi 2026 menjadi sensus kelima sejak 1986. Ia juga menyebut pelaksanaan kegiatan ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997.

BPS Merangin melatih seluruh petugas sebelum menurunkannya ke lapangan. Petugas membawa rompi resmi, tanda pengenal ber-barcode, dan surat tugas sebagai identitas kerja.

Yudhi meminta masyarakat memverifikasi identitas petugas melalui pemindaian barcode jika muncul keraguan.

“Masyarakat bisa mengecek keaslian petugas dengan memindai barcode di kartu identitas mereka,” ujar Yudhi.

Sekretaris Daerah Kabupaten Merangin, Zulhifni, menyatakan pemerintah daerah mendukung penuh pelaksanaan sensus ekonomi ini. Ia menilai kegiatan ini membantu pemerintah menyusun data ekonomi yang lebih terpadu.

Baca Juga :  Pojok Berkah PKK Jambi Edukasi Pentingnya Perlindungan Pekerja

Ia mendorong integrasi data antara Badan Pusat Statistik dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah agar tidak terjadi perbedaan data di masa mendatang.

Zulhifni menegaskan pemerintah daerah akan menggunakan hasil sensus sebagai rujukan utama dalam berbagai program pembangunan, termasuk pengentasan stunting dan pertumbuhan ekonomi.

“Data dari sensus ini menjadi rujukan utama dalam perencanaan pembangunan. Kami ingin kolaborasi ini menciptakan sistem statistik yang terintegrasi agar kebijakan berjalan lebih efektif,” ujar Zulhifni.

Sensus Ekonomi 2026 membantu pemerintah memetakan seluruh aktivitas ekonomi di Kabupaten Merangin. Petugas mendata usaha mikro, kecil, menengah, hingga usaha besar di berbagai wilayah.

Pemerintah berharap data yang terkumpul mampu menggambarkan kondisi ekonomi daerah secara lengkap. Hasilnya akan menjadi dasar kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa Tagih Realisasi Banpres dan Transparansi Penanganan Karhutla Jambi
Warga Mengadu Langsung ke Wali Kota, Kinerja SKPD Sungai Penuh Didesak Evaluasi Total
Pansel Umumkan Hasil Seleksi Terbuka JPT Pratama Kabupaten Kerinci 2026
Sukses Tata Layanan Dasar, Sungai Penuh Jadi Kiblat Transformasi Puskesmas Sarolangun
Kabut Asap Mengancam, Aliansi Mahasiswa Jambi Bersiap Geruduk Kantor Gubernur
BMKG Prakirakan Awal Musim Hujan Kota Sungai Penuh Mundur November 2026
Kualitas Udara Jambi Masuk Kategori Berbahaya Usai AQI Tembus Angka 644
Wujud Kepedulian Pemimpin Daerah: Wako Alfin Serahkan Langsung Bantuan Korban Kebakaran Pasar Baru
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Mahasiswa Tagih Realisasi Banpres dan Transparansi Penanganan Karhutla Jambi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:33 WIB

Warga Mengadu Langsung ke Wali Kota, Kinerja SKPD Sungai Penuh Didesak Evaluasi Total

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:13 WIB

Pansel Umumkan Hasil Seleksi Terbuka JPT Pratama Kabupaten Kerinci 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Sukses Tata Layanan Dasar, Sungai Penuh Jadi Kiblat Transformasi Puskesmas Sarolangun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Kabut Asap Mengancam, Aliansi Mahasiswa Jambi Bersiap Geruduk Kantor Gubernur

Berita Terbaru