Kota Jambi, oegopost.id – SPMB SMP Kota Jambi 2026 berlangsung sepenuhnya secara daring. Pemerintah Kota Jambi melalui Dinas Pendidikan Kota Jambi menerapkan sistem ini untuk mempercepat layanan, menyederhanakan administrasi, dan meningkatkan transparansi data peserta didik.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi, Sugiyono, menyampaikan seluruh proses pendaftaran jenjang SMP berlangsung secara online. Ia menegaskan sistem ini memudahkan orang tua dan sekolah dalam mengakses layanan dengan lebih cepat dan tertib.
“Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring khusus tingkat SMP,” ujar Sugiyono di Jambi, Senin (15/6/2026), dikutip dari Antara.
Dinas Pendidikan Kota Jambi menetapkan jadwal pelaksanaan SPMB jenjang SD dan SMP tahun 2026. Pemerintah membuka pendaftaran pada 22 hingga 27 Juni 2026.
Setelah masa pendaftaran berakhir, panitia langsung memproses data peserta untuk tahap seleksi. Dinas Pendidikan Kota Jambi kemudian mengumumkan hasil seleksi pada 3 Juli 2026 kepada seluruh calon peserta didik.
Peserta yang diterima melanjutkan ke tahap Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Sekolah melaksanakan MPLS pada 9 hingga 14 Juli 2026 sebelum tahun ajaran baru dimulai.
Pemerintah Dorong Sistem Digital Pendidikan
Pemerintah Kota Jambi mendorong penerapan sistem digital di sektor pendidikan. Dinas Pendidikan Kota Jambi menilai sistem online mempercepat proses administrasi, meningkatkan akurasi data, dan mengurangi potensi kesalahan dalam penerimaan siswa baru.
Sistem daring juga membantu pemerintah memantau seluruh tahapan seleksi secara lebih transparan. Dinas Pendidikan Kota Jambi memastikan masyarakat dapat mengikuti proses pendaftaran dengan lebih mudah melalui platform yang telah di siapkan.
Wali Kota Jambi, Maulana, menegaskan pemerintah menyesuaikan kapasitas sekolah dengan proyeksi jumlah lulusan di setiap jenjang pendidikan. Ia meminta seluruh proses penerimaan siswa berjalan sesuai perencanaan.
Pemerintah Kota Jambi memastikan ketersediaan kursi SMP masih mencukupi. Dinas Pendidikan Kota Jambi mencatat sekitar 9.120 lulusan SD akan melanjutkan ke SMP pada tahun ini.
Sekolah negeri dan swasta di Kota Jambi menyediakan lebih dari 10 ribu kursi. Kondisi ini menunjukkan masih ada kelebihan kapasitas sekitar 900 kursi.
Sugiyono menegaskan seluruh lulusan SD tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP. Ia juga meminta masyarakat tidak khawatir terhadap ketersediaan kursi sekolah.
“Daya tampung yang tersedia lebih besar di bandingkan jumlah lulusan SD sehingga masyarakat tidak perlu khawatir,” kata Sugiyono.
Dinas Pendidikan Kota Jambi juga memastikan kapasitas SD masih mampu menampung seluruh lulusan taman kanak-kanak di Kota Jambi.
Pemerintah Kota Jambi terus memperkuat digitalisasi layanan pendidikan di semua jenjang. Sistem SPMB online menjadi bagian dari transformasi layanan publik di sektor pendidikan.
Dinas Pendidikan Kota Jambi berharap sistem ini membuat proses penerimaan siswa baru berjalan lebih cepat, transparan, dan mudah di akses masyarakat. Pemerintah juga mendorong orang tua untuk memanfaatkan layanan digital dalam seluruh tahapan pendaftaran.(ar)









