Jakarta, oegopost.id – Kecelakaan beruntun melibatkan delapan kendaraan terjadi di ruas Tol Jagorawi KM 19, Kabupaten Bogor, Sabtu (30/5/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka, tetapi merusak sejumlah kendaraan.
Kronologi Kejadian di Tol Jagorawi
Kecelakaan terjadi saat arus kendaraan dari Jakarta menuju Bogor melintas normal di jalur utama tol. Kondisi lalu lintas saat itu berjalan ramai lancar sebelum insiden muncul.
Sebuah Toyota Avanza di lajur 4 melaju di posisi paling depan sebelum kemudian mengurangi kecepatan secara tiba-tiba. Pengemudi di belakangnya tidak segera menyesuaikan jarak dan kecepatan.
Kepala Induk PJR Tol Jagorawi, Kompol Akhmad Jajuli, menjelaskan bahwa kendaraan kedua tidak menjaga jarak aman dan langsung menabrak kendaraan di depannya.
“Datang kendaraan kedua kurang antisipasi jaga jarak aman menabrak kendaraan kesatu (Toyota Avanza),” kata Jajuli, Sabtu (30/5/2026), dikutip dari Kompas.com.
Benturan awal itu langsung memicu rangkaian tabrakan di belakangnya karena kendaraan lain tidak sempat mengerem tepat waktu.
Delapan Kendaraan Terlibat dalam Rangkaian Tabrakan
Setelah tabrakan pertama terjadi, kendaraan di belakangnya ikut terlibat dalam kecelakaan beruntun. Dalam hitungan detik, tabrakan berlapis terjadi di KM 19 Tol Jagorawi.
Petugas mencatat delapan kendaraan ikut terlibat dalam insiden ini. Beberapa di antaranya meliputi:
- Toyota Avanza
- Hyundai Stargazer
- Toyota Avanza lainnya
- Toyota Yaris
- Denza
- Toyota Rush
- dan beberapa kendaraan lain dalam satu rangkaian
Setiap kendaraan saling menabrak karena jarak antar kendaraan terlalu dekat. Beberapa mobil mengalami kerusakan pada bagian depan dan belakang akibat benturan tersebut.
“Sehingga terjadi laka lantas beruntun,” ujar Jajuli.
Polisi Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa
Petugas memastikan seluruh pengemudi dan penumpang selamat dalam kejadian ini. Tidak ada korban luka maupun korban jiwa yang tercatat di lokasi.
Polisi segera mengamankan lokasi setelah kejadian untuk mencegah kemacetan meluas di ruas tol. Petugas juga mengatur arus kendaraan agar tetap bergerak meski melambat di sekitar titik kecelakaan.
Tim di lapangan kemudian mengevakuasi kendaraan satu per satu dari jalur utama Tol Jagorawi agar lalu lintas kembali normal.
Penyelesaian Secara Kekeluargaan
Setelah proses penanganan selesai, para pemilik kendaraan yang terlibat sepakat menyelesaikan insiden tersebut secara kekeluargaan di lokasi kejadian. Mereka berdiskusi langsung dengan petugas sebelum mencapai kesepakatan.
Kompol Akhmad Jajuli menegaskan bahwa seluruh pihak menerima keputusan tersebut karena tidak ada korban luka maupun jiwa.
“Persoalan diselesaikan secara kekeluargaan dan lanjut jalan,” kata Jajuli.
Setelah kesepakatan, petugas mengizinkan kendaraan yang masih layak jalan melanjutkan perjalanan. Sementara itu, pemilik kendaraan yang rusak mengurus perbaikan secara mandiri.
Imbauan: Jaga Jarak Aman di Jalan Tol
Kepolisian kembali mengingatkan pengendara untuk menjaga jarak aman saat melintas di jalan tol. Imbauan ini muncul sebagai respons atas kecelakaan beruntun di KM 19.
Petugas menegaskan bahwa banyak kecelakaan terjadi karena pengemudi terlambat mengantisipasi perubahan kecepatan kendaraan di depan. Kondisi ini sering muncul saat lalu lintas padat maupun normal.
Pengemudi perlu menjaga fokus penuh selama berkendara dan menghindari mengikuti kendaraan terlalu dekat. Jarak aman membantu memberi waktu pengereman ketika terjadi perubahan mendadak.
Selain itu, petugas meminta pengendara menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan agar risiko kecelakaan beruntun dapat ditekan di ruas Tol Jagorawi.(ar)









