Harga Mobil di AS Melonjak, Cicilan Konsumen Ikut Tertekan

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 11 Mei 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga mobil di AS melonjak tajam dalam beberapa tahun terakhir, membuat cicilan konsumen ikut meningkat. Simak faktor penyebab kenaikan harganya.( Poto : detikoto/ DW/ news ).

Harga mobil di AS melonjak tajam dalam beberapa tahun terakhir, membuat cicilan konsumen ikut meningkat. Simak faktor penyebab kenaikan harganya.( Poto : detikoto/ DW/ news ).

Jakarta, oegopost.idHarga mobil di AS melonjak dan terus mengalami kenaikan dalam kurang dari satu dekade terakhir.

Laporan dari The Century Foundation bersama Protect Borrowers mencatat bahwa biaya kepemilikan kendaraan, terutama melalui skema kredit, meningkat tajam hingga 2025. Media otomotif Carscoops turut mengangkat data tersebut dalam laporannya.

Lonjakan Pengeluaran Kredit Kendaraan

Laporan tersebut menunjukkan bahwa total pengeluaran warga Amerika untuk cicilan mobil mencapai sekitar 1,68 triliun dolar AS pada 2025.

Jumlah itu naik sekitar 37 persen dibandingkan tahun 2018 yang berada di angka 1,23 triliun dolar AS. Kenaikan ini menandakan beban finansial masyarakat semakin besar dalam membeli kendaraan melalui pembiayaan.

Dampak Terhadap Konsumen Berdasarkan Pendapatan

Kelompok masyarakat berpenghasilan menengah menjadi pihak yang paling terdampak. Data menunjukkan sekitar 43 persen pembelian mobil baru kini berasal dari konsumen dengan pendapatan di atas 150.000 dolar AS per tahun.

Baca Juga :  Toyota Veloz Hybrid 2026 Resmi Meluncur: Harga Mulai Rp470 Jutaan, Siap Tantang Mitsubishi Xpander

Kondisi ini menunjukkan bahwa pasar mobil baru semakin mengarah pada konsumen berpendapatan tinggi.

Kondisi Pasar dan Waktu Terjadinya Perubahan

Perubahan signifikan ini terjadi di pasar otomotif Amerika Serikat dalam beberapa tahun terakhir dan semakin terasa pada kuartal pertama 2026.

Tren kenaikan harga dan cicilan terlihat merata di berbagai wilayah di negara tersebut.

Faktor Penyebab Kenaikan Biaya

Direktur wawasan Edmunds, Ivan Drury, menjelaskan bahwa hilangnya mobil dengan harga murah menjadi salah satu faktor utama.

Hampir tidak ada mobil baru yang dijual di bawah 20.000 dolar AS, sehingga konsumen tidak lagi memiliki pilihan kendaraan murah.

Selain itu, suku bunga kredit kendaraan yang mencapai sekitar 6,9 persen pada 2026 ikut memperbesar beban cicilan.

Konsumen dengan skor kredit rendah bahkan dapat menghadapi bunga hingga 18 persen, yang membuat total pembayaran pinjaman meningkat signifikan.

Baca Juga :  Hyundai Indonesia Perbarui Software Palisade untuk Tingkatkan Keamanan Kursi Elektrik

Dampak terhadap Pola Pembelian Kendaraan

Redaktur pelaksana Kelley Blue Book, Sean Tucker, menilai produsen mobil kini lebih fokus pada konsumen berpenghasilan tinggi.

Kondisi ini mempersempit akses masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah untuk membeli mobil baru.

Saat ini, sekitar 20 persen cicilan mobil berada di atas 1.000 dolar AS per bulan. Rata-rata cicilan mencapai 680 dolar AS per bulan.

Selain itu, 22,9 persen pembelian mobil baru menggunakan tenor pinjaman lebih dari tujuh tahun, yang membuat total pembayaran jauh lebih besar dibandingkan harga awal kendaraan.

Kesimpulan

Kenaikan harga mobil, tingginya suku bunga, dan panjangnya tenor kredit membentuk tekanan besar bagi konsumen di Amerika Serikat.

Kombinasi faktor tersebut membuat kepemilikan mobil baru semakin berat dijangkau, terutama bagi kelompok berpendapatan menengah ke bawah.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Daihatsu Rocky Hybrid Tunjukkan Kombinasi Irit dan Bertenaga
Toyota Hadirkan Corolla Lima Pedal untuk Sekolah Mengemudi di Jepang
Ahli AISI Jelaskan Cara Mencegah Rem Blong Motor Matik di Jalan Turunan
Teknik Mengemudi di Turunan Panjang yang Sering Diabaikan, Ini Cara Aman Hindari Rem Blong
Nissan Grafit 2026 Meluncur, MPV Murah 7 Penumpang Siap Tantang Calya dan Sigra
Hyundai Indonesia Perbarui Software Palisade untuk Tingkatkan Keamanan Kursi Elektrik
Edukasi Safety Riding Dorong Kesadaran Pengendara Perempuan di Jalan Raya
SUV Listrik Leapmotor D19 Hadir di China, SUV Premium dengan Baterai EREV Terbesar di Dunia
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:00 WIB

Toyota Hadirkan Corolla Lima Pedal untuk Sekolah Mengemudi di Jepang

Jumat, 15 Mei 2026 - 02:00 WIB

Ahli AISI Jelaskan Cara Mencegah Rem Blong Motor Matik di Jalan Turunan

Jumat, 15 Mei 2026 - 01:00 WIB

Teknik Mengemudi di Turunan Panjang yang Sering Diabaikan, Ini Cara Aman Hindari Rem Blong

Kamis, 14 Mei 2026 - 23:40 WIB

Nissan Grafit 2026 Meluncur, MPV Murah 7 Penumpang Siap Tantang Calya dan Sigra

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:00 WIB

Hyundai Indonesia Perbarui Software Palisade untuk Tingkatkan Keamanan Kursi Elektrik

Berita Terbaru

Pasal 252 KUHP baru atau Pasal Santet mengatur klaim kekuatan gaib yang dapat merugikan orang lain. Simak isi aturan, sanksi, dan tujuan hukumnya di Indonesia.( Poto : chatGPT).

Hukum

Pasal Santet KUHP Baru Jadi Sorotan Publik di Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:35 WIB