Meta PHK Ribuan Karyawan, Zuckerberg Fokus Perkuat Investasi AI

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mark Zuckerberg menyebut efisiensi dilakukan untuk mendukung investasi besar di infrastruktur kecerdasan buatan.( Poto : Vanity Fair ).

Mark Zuckerberg menyebut efisiensi dilakukan untuk mendukung investasi besar di infrastruktur kecerdasan buatan.( Poto : Vanity Fair ).

Jakarta, oegopost.id – CEO Mark Zuckerberg menegaskan bahwa gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) terbaru di Meta Platforms terjadi karena perusahaan meningkatkan investasi besar di bidang kecerdasan buatan (AI).

Ia juga membuka peluang adanya tambahan pemangkasan tenaga kerja ke depan.

Fokus Anggaran Beralih ke Infrastruktur AI

Zuckerberg menyampaikan langsung kebijakan ini dalam pertemuan internal bersama karyawan. Ia menjelaskan bahwa Meta saat ini membagi pengeluaran utama pada dua sektor, yakni infrastruktur komputasi dan sumber daya manusia.

Menurutnya, peningkatan investasi di satu sektor membuat perusahaan harus mengurangi alokasi di sektor lain. Karena itu, Meta mengambil langkah merampingkan jumlah karyawan agar strategi bisnis tetap berjalan optimal.

Baca Juga :  WhatsApp Uji Coba Layanan Berlangganan WhatsApp Plus di iOS

PHK Tidak Dipicu Penggunaan AI Internal

Zuckerberg menegaskan bahwa PHK tidak berkaitan dengan dorongan penggunaan AI di internal perusahaan. Ia memastikan kebijakan efisiensi ini juga tidak berhubungan dengan pengembangan agen AI otonom.

Ia justru mendorong seluruh karyawan memanfaatkan teknologi AI untuk meningkatkan produktivitas kerja.

Potensi PHK Tambahan Masih Terbuka

Meski sudah merencanakan pemangkasan sekitar 8.000 karyawan atau 10% dari total tenaga kerja, Zuckerberg tidak menutup kemungkinan adanya gelombang PHK lanjutan. Ia menyebut perusahaan masih akan melihat perkembangan ke depan sebelum mengambil keputusan berikutnya.

Pemantauan Karyawan Picu Kritik Internal

Selain melakukan efisiensi, Meta juga mulai melacak aktivitas karyawan, seperti klik dan penggunaan aplikasi. Perusahaan memanfaatkan data tersebut untuk melatih sistem AI.

Baca Juga :  Perumda Tirta Mayang Jambi Permudah Pembayaran Rekening Air Lewat Kanal Digital

Kebijakan ini memicu kekhawatiran di kalangan internal. Sejumlah karyawan menyampaikan kritik melalui forum komunikasi perusahaan.

Jumlah Karyawan dan Sejarah PHK Meta

Meta sebelumnya telah memangkas 11.000 karyawan pada November 2022, lalu kembali mengurangi 10.000 pekerja beberapa bulan setelahnya. Hingga akhir 2025, perusahaan ini masih mempekerjakan sekitar 79.000 orang.

CFO Susan Li menyatakan bahwa Meta belum dapat memastikan jumlah ideal karyawan di masa depan, seiring perubahan strategi bisnis yang terus berkembang.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelindo Regional 2 Jambi Perkuat Kompetensi Humas Digital
Perumda Tirta Mayang Jambi Permudah Pembayaran Rekening Air Lewat Kanal Digital
AI Ubah Komunikasi Publik, Kadis Kominfo Jambi Ingatkan Ancaman Disinformasi
Daftar HP Rilis Juni 2026: Xiaomi 17T hingga Redmi Turbo 5 Ramaikan Pasar Smartphone
ChatGPT dan Gemini Taklukkan Ujian Masuk Kampus Top Jepang
Cara Dapat Uang dari Instagram: Panduan Lengkap Instagram Gifts dan Subscription untuk Kreator Indonesia
10 Cara Menghasilkan Uang dari HP Secara Praktis di Era Digital yang Semakin Kompetitif
Notifikasi WhatsApp Tidak Muncul? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 02:00 WIB

Pelindo Regional 2 Jambi Perkuat Kompetensi Humas Digital

Senin, 22 Juni 2026 - 17:00 WIB

Perumda Tirta Mayang Jambi Permudah Pembayaran Rekening Air Lewat Kanal Digital

Senin, 8 Juni 2026 - 22:00 WIB

AI Ubah Komunikasi Publik, Kadis Kominfo Jambi Ingatkan Ancaman Disinformasi

Senin, 8 Juni 2026 - 13:00 WIB

Daftar HP Rilis Juni 2026: Xiaomi 17T hingga Redmi Turbo 5 Ramaikan Pasar Smartphone

Senin, 8 Juni 2026 - 10:00 WIB

ChatGPT dan Gemini Taklukkan Ujian Masuk Kampus Top Jepang

Berita Terbaru