kekerasan terhadap perempuan dan anak di Jambi Meningkat

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 27 April 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 37 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak terjadi di Jambi hingga April 2026. ( Poto : Universitas Muhammadiyah Surabaya ).

Sebanyak 37 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak terjadi di Jambi hingga April 2026. ( Poto : Universitas Muhammadiyah Surabaya ).

Jambi, oegopost.id – Hingga 24 April 2026, Provinsi Jambi mencatat 37 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Kasus tersebut didominasi oleh kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang mencakup kekerasan fisik, psikis, seksual, hingga penelantaran.

Sejak Januari hingga April 2026, petugas mencatat 21 kasus kekerasan terhadap anak dan 16 kasus kekerasan terhadap perempuan. Data ini menunjukkan adanya tren peningkatan kasus dalam beberapa waktu terakhir.

Baca Juga :  Kadin Tanjabtim Salurkan Kurban ke 150 KK Nelayan Tanjung Solok

Kepala UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak Provinsi Jambi, Asi Noprini, menjelaskan bahwa pihaknya membagi penanganan kasus ke beberapa bidang di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Bidang tersebut meliputi pemberdayaan perempuan, perlindungan perempuan dan anak, serta unit layanan pengaduan UPTD-PPA.

UPTD-PPA menerima laporan dan menangani langsung setiap kasus yang masuk. Sementara itu, bidang terkait menjalankan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat.

Baca Juga :  Tragedi di Sungai Gelam, Satu Keluarga Tewas Usai Kecelakaan Beruntun di Jalan Jambi–Petaling

“Korban bisa mengakses layanan pengaduan, pendampingan hukum, mediasi, hingga konseling psikologis,” ujar Asi Noprini, Senin 27 April 2026.Untuk menekan angka kekerasan, UPTD-PPA pada tahun 2026 meluncurkan program konseling massal di sekolah-sekolah, terutama di wilayah dengan kasus tinggi atau zona merah.

Kabupaten Muaro Jambi dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur menjadi daerah prioritas karena mencatat angka kekerasan terhadap anak yang relatif tinggi.***

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Jambi Salurkan Beras Cadangan Pangan untuk Korban Banjir dan Longsor di Sarolangun
BPJS Ketenagakerjaan Batang Hari Serahkan Santunan JKM Rp42 Juta dan Gelar Penanaman Pohon di Muara Singoan
Jasa Raharja Muara Bungo Serahkan Santunan dan Perkuat Sinergi di Kerinci
Gubernur Al Haris Lepas Kontingen Jambi ke PESPARAWI Nasional XIV 2026
Kanwil Kementerian Hukum Jambi Dorong Revisi UU Perlindungan Anak Lebih Adaptif
Polres Tanjab Barat Gelar Bakti Kesehatan di Parit Sapat, 197 Warga Terlayani
Jenazah Alaka Dwi Pranata Dimakamkan Hari Ini, Keluarga Masih Berduka
Jambi Perkuat SPAM Lewat Kerja Sama JICA dan OMWB
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:00 WIB

Gubernur Jambi Salurkan Beras Cadangan Pangan untuk Korban Banjir dan Longsor di Sarolangun

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:08 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Batang Hari Serahkan Santunan JKM Rp42 Juta dan Gelar Penanaman Pohon di Muara Singoan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 09:00 WIB

Jasa Raharja Muara Bungo Serahkan Santunan dan Perkuat Sinergi di Kerinci

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:00 WIB

Kanwil Kementerian Hukum Jambi Dorong Revisi UU Perlindungan Anak Lebih Adaptif

Sabtu, 13 Juni 2026 - 06:00 WIB

Polres Tanjab Barat Gelar Bakti Kesehatan di Parit Sapat, 197 Warga Terlayani

Berita Terbaru