Jambi, oegopost.id – Pemerintah Provinsi Jambi menjadikan lelang jabatan Jambi sebagai langkah utama dalam merombak jabatan eselon II. Pemprov Jambi membuka seleksi untuk lima jabatan yang kosong sekaligus mengevaluasi sekitar 20 pejabat melalui mekanisme job fit untuk memperkuat struktur birokrasi.
Sekretaris Daerah (Sekda) Jambi, Sudirman, mengatakan Pemprov membuka lelang terbuka untuk lima jabatan pimpinan tinggi pratama. Jabatan tersebut saat ini kosong atau masih dijalankan pelaksana tugas (Plt). Ia menjelaskan bahwa Pemprov menjalankan lelang untuk mencari pejabat yang paling sesuai dengan kebutuhan organisasi. Pemerintah daerah menargetkan setiap posisi terisi oleh pejabat yang kompeten.
Job Fit Menyasar 20 Jabatan
Selain lelang, Pemprov Jambi juga melaksanakan job fit untuk sekitar 20 jabatan pimpinan tinggi pratama. Para pejabat yang mengikuti proses ini sudah menjabat lebih dari lima tahun. Sudirman menegaskan bahwa Pemprov mengevaluasi kinerja mereka sesuai aturan yang berlaku. Pemerintah daerah menilai perlu melakukan penyegaran agar organisasi tetap efektif dan dinamis.
Dalam proses job fit, Pemprov Jambi memberi ruang kepada pejabat untuk menyampaikan kompetensi masing-masing. Para pejabat memilih posisi yang sesuai dengan kemampuan dan pengalaman mereka. Sudirman menyampaikan bahwa Gubernur Jambi akan mempertimbangkan semua masukan tersebut. Panitia seleksi juga memberikan hasil penilaian sebagai dasar keputusan akhir.
Rolling Jabatan Ikut Diterapkan
Pemprov Jambi menyiapkan skema rolling jabatan setelah proses lelang dan job fit selesai. Pergeseran posisi akan terjadi untuk menyesuaikan kebutuhan organisasi. Sudirman menjelaskan bahwa pemerintah daerah menerapkan rolling agar kinerja birokrasi berjalan lebih efektif. Pemprov juga menata ulang struktur jabatan agar lebih tepat sasaran.
Pemprov Jambi menegaskan bahwa sistem merit menjadi dasar utama dalam setiap penempatan jabatan. Pemerintah hanya menempatkan pejabat berdasarkan kualifikasi, kompetensi, dan kinerja. Sudirman menekankan bahwa Pemprov menjalankan seluruh proses secara objektif. Pemerintah memastikan setiap pejabat yang terpilih benar-benar sesuai dengan kebutuhan organisasi.***









