Gubernur KDM Dorong Hunian Buruh di Kawasan Industri

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 15 April 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur KDM Dorong Hunian Buruh di Kawasan Industri Jawa Barat ( Poto : dok.tvonenews.com)

Gubernur KDM Dorong Hunian Buruh di Kawasan Industri Jawa Barat ( Poto : dok.tvonenews.com)

Jawa Barat, oegopost.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau KDM, mendorong perubahan besar dalam pengelolaan kawasan industri di wilayahnya. Ia meminta seluruh pengelola kawasan industri membangun hunian layak bagi para buruh yang bekerja di area tersebut. KDM menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak hanya mengejar pertumbuhan investasi, tetapi juga memastikan kesejahteraan pekerja ikut meningkat.

Tekankan Tanggung Jawab Sosial Pengelola Industri

KDM menegaskan bahwa pengelola kawasan industri harus ikut bertanggung jawab terhadap kebutuhan dasar pekerja. Ia meminta perusahaan tidak hanya membangun pabrik dan fasilitas produksi, tetapi juga menyediakan tempat tinggal yang layak dan terjangkau.

Ia menilai banyak buruh masih menghadapi kesulitan tempat tinggal. Banyak pekerja menyewa kontrakan sempit, tinggal di kos padat, atau menempuh perjalanan jauh setiap hari dari tempat tinggal ke lokasi kerja. Kondisi ini, menurut KDM, menekan kualitas hidup pekerja dan menurunkan efisiensi kerja.

Baca Juga :  Pemprov Jambi Buka Suara Soal Hibah Aset Daerah Tanpa Persetujuan DPRD

Karena itu, ia mendorong pembangunan apartemen atau rumah susun di sekitar kawasan industri. Ia meminta pengelola kawasan industri menyusun perencanaan terintegrasi yang memasukkan aspek perumahan sebagai bagian dari infrastruktur utama.

Dorong Hunian Dekat Lokasi Kerja untuk Tingkatkan Produktivitas

KDM menjelaskan bahwa hunian yang dekat dengan tempat kerja akan memberikan banyak keuntungan. Buruh dapat menghemat waktu perjalanan, mengurangi biaya transportasi, dan memiliki waktu istirahat yang lebih baik.

Ia juga meyakini kondisi ini akan meningkatkan produktivitas tenaga kerja. Dengan lingkungan tinggal yang lebih tertata, pekerja dapat menjalani kehidupan yang lebih sehat dan stabil.

Pemerintah daerah juga mendorong penggunaan pendekatan digital untuk mendukung program perumahan. KDM menyiapkan sistem berbasis aplikasi untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah mengakses bantuan perumahan dan program rumah tidak layak huni (rutilahu) secara lebih cepat dan transparan.

Baca Juga :  Bupati Batang Hari Melantik Pengurus DPC APDESI Merah Putih Periode 2026-2031

Tantangan Implementasi di Kawasan Industri

Meski kebijakan ini mendapat perhatian luas, pengelola kawasan industri menghadapi tantangan dalam implementasinya. Mereka perlu menyesuaikan tata ruang, investasi, serta regulasi pembangunan.

Pengembang harus menghitung ulang kebutuhan lahan dan biaya pembangunan jika harus menyediakan hunian vertikal bagi buruh. Namun KDM tetap menekankan bahwa pembangunan industri harus berjalan seimbang dengan kesejahteraan sosial.

Kebijakan ini menunjukkan arah baru pembangunan industri di Jawa Barat. KDM ingin menciptakan ekosistem industri yang tidak hanya berfokus pada produksi dan investasi, tetapi juga memperhatikan kehidupan pekerja secara menyeluruh.

Ia berharap seluruh pihak dapat bekerja sama untuk mewujudkan kawasan industri yang lebih humanis, produktif, dan berkelanjutan.***

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RAPBD Jambi 2027: Pendapatan Turun, Target PAD Justru Naik
Wawako Sungai Penuh Lantik 5 Pejabat Eselon II dan Intip Hartanya
Al Haris Rombak Pejabat Eselon II Pemprov Jambi, Ini Daftar Lengkapnya
Membaca Arah Pembangunan Jambi Lewat RAPBD Tahun 2027
Gubernur Al Haris Serahkan Ranperda APBD Jambi 2027
Hari Kesaktian Pancasila Jambi Jadi Pengingat Keteguhan Ideologi Bangsa
Sah, Belanja Perubahan APBD Jambi 2026 Tembus Rp4 Triliun
DPRD Kota Sungai Penuh Resmi Setujui Ranperda Perubahan APBD 2026
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:04 WIB

RAPBD Jambi 2027: Pendapatan Turun, Target PAD Justru Naik

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:01 WIB

Wawako Sungai Penuh Lantik 5 Pejabat Eselon II dan Intip Hartanya

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Al Haris Rombak Pejabat Eselon II Pemprov Jambi, Ini Daftar Lengkapnya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:32 WIB

Membaca Arah Pembangunan Jambi Lewat RAPBD Tahun 2027

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:12 WIB

Gubernur Al Haris Serahkan Ranperda APBD Jambi 2027

Berita Terbaru

Ilustrasi Aktivitas jual beli emas perhiasan dan batangan Antam di gerai pasar tradisional kawasan Jambi.(poto: AI).

Bisnis

Harga Emas di Jambi Hari Ini Rp2,54 Juta per Gram

Sabtu, 24 Okt 2026 - 08:26 WIB

Ilustrasi Sore hari tenang di sebuah masjid Kota Sungai Penuh, warga khusyuk sholat dekat jadwal digital 24 Oktober 2026.(poto: AI).

Islami

Jadwal Sholat Kota Sungai Penuh Hari Ini, 24 Oktober

Sabtu, 24 Okt 2026 - 07:39 WIB

Infografis prakiraan cuaca kabupaten dan kota se-Provinsi Jambi untuk Sabtu (24/10).(poto: AI).

Daerah

Cuaca Jambi Hari Ini: Hujan Ringan dan Udara Kabur

Sabtu, 24 Okt 2026 - 07:32 WIB

Ilustrasi Pengemudi mencoba fitur T Intouch with Toyota Remote pada Kijang Innova Zenix terbaru di area parkir.(poto: AI).

Otomotif

Toyota Rilis Innova Zenix Terbaru 2026, Fitur Berubah Drastis

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:30 WIB