Pengeroyokan Anggota TNI Sarolangun: 5 Warga SAD Serahkan Diri

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Sarolangun menerima kedatangan kelima warga Suku Anak Dalam (SAD) tersebut pada Minggu (30/8).(poto: istimewa).

Polres Sarolangun menerima kedatangan kelima warga Suku Anak Dalam (SAD) tersebut pada Minggu (30/8).(poto: istimewa).

Sarolangun, oegopost.id – Penanganan kasus pengeroyokan anggota TNI Sarolangun yang melibatkan warga Orang Rimba kini memasuki babak baru. Lima orang terduga pelaku secara kooperatif mendatangai markas kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

Polres Sarolangun menerima kedatangan kelima warga Suku Anak Dalam (SAD) tersebut pada Minggu (30/8) sore. Langkah penyerahan diri ini menjadi titik terang penyelesaian insiden kekerasan di kawasan perkebunan swasta.

Kelompok Air Panas Didampingi Tokoh Masyarakat

Kelima warga SAD dari kelompok Air Panas tiba di Mapolres Sarolangun tepat pukul 17.20 WIB. Mereka datang bersama pendamping dari unsur Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta para tokoh adat setempat.

Tokoh masyarakat H. Jailani mendampingi penyerahan diri tersebut bersama Temenggung Nangkus dan Jenang Jalaludin. Sekitar 15 warga Orang Rimba lainnya juga ikut mengantar rombongan sampai ke markas polisi.

Petugas kepolisian langsung menerima kelima warga berinisial R, D, W, Rn, dan J tersebut. Dalam proses pendataan awal, polisi mencatat seluruh terduga pelaku belum memiliki KTP.

Baca Juga :  Kanwil Kemenkum Jambi Ikuti Pendalaman Materi Perancang Peraturan Perundang-Undangan

Penyidik menerima informasi tambahan mengenai adanya warga lain yang berniat menyusul. Bhabinkamtibmas melaporkan dua warga SAD berinisial B dan N juga berencana mendatangi Satreskrim Polres Sarolangun.

Penyidik Periksa Saksi Prajurit Yonif 896

Penyidik Satreskrim Polres Sarolangun terus bergerak cepat mengumpulkan berbagai fakta pendukung. Polisi telah menginterogasi sejumlah saksi kunci dari pihak TNI-AD Yonif 896/Serumpun Pseko.

Pemeriksaan saksi militer ini bertujuan mengungkap kronologi lengkap insiden di area perkebunan PT Sari Aditya Loka (PT SAL). Polisi menyandingkan keterangan prajurit TNI dengan pengakuan para warga SAD yang menyerahkan diri.

Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah menegaskan komitmennya mengusut tuntas perkara ini. Pihaknya menjamin penanganan kasus berjalan secara profesional, objektif, serta berbasis pada bukti-bukti hukum yang sah.

Perwira menengah Polri ini juga mengapresiasi iktikad baik para terduga pelaku. Langkah menyerahkan diri secara sukarela dinilai menjadi cara terbaik menyelesaikan persoalan sesuai jalur hukum berlaku.

Baca Juga :  Rektor Universitas Jambi Melantik Pejabat FST Baru

AKBP Wendi secara tegas mengimbau masyarakat luas agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri. Semua pihak diminta menahan diri dan menyaring setiap kabar burung yang belum teruji kebenarannya.

Kepolisian memprioritaskan stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah Sarolangun pascainsiden kekerasan tersebut. Polres Sarolangun memantau pergerakan di lapangan secara ketat demi mencegah potensi konflik susulan antarwarga.

AKBP Wendi mengonfirmasi koordinasi lintas sektor terus berjalan aktif hingga hari ini. Petugas berupaya maksimal mengantisipasi segala bentuk gesekan sosial yang dapat mengganggu ketenangan masyarakat.

Kondisi keamanan di sekitar Mapolres Sarolangun terpantau sangat kondusif selama proses pemeriksaan berlangsung. Polisi memastikan seluruh tahapan hukum berjalan secara transparan demi menuntaskan kasus kekerasan tersebut.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebakaran Maut di Rimbo Ulu Tebo Hanguskan Rumah dan Renggut Nyawa
WPI Jambi Resmi Dilantik, Perkuat Literasi Perempuan
Prakiraan Cuaca Jambi 25 Oktober: Waspada Potensi Hujan Petir
Polres Muaro Jambi Kenalkan Call Center 110 di Mendalo Darat
Kapolda dan Kajati Jambi Bahas Penegakan Hukum Transparan
Cuaca Jambi Hari Ini: Hujan Ringan dan Udara Kabur
Asap Tebal Hambat Helikopter Padamkan Karhutla Gambut Jambi
Pemkot Jambi Salurkan Bansos Beras Tahap 4 untuk 49 Ribu KPM
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:10 WIB

Kebakaran Maut di Rimbo Ulu Tebo Hanguskan Rumah dan Renggut Nyawa

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:59 WIB

WPI Jambi Resmi Dilantik, Perkuat Literasi Perempuan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:14 WIB

Prakiraan Cuaca Jambi 25 Oktober: Waspada Potensi Hujan Petir

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Polres Muaro Jambi Kenalkan Call Center 110 di Mendalo Darat

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Kapolda dan Kajati Jambi Bahas Penegakan Hukum Transparan

Berita Terbaru

Tim analis keamanan siber memantau ancaman pembobolan sistem dan peringatan kritis pada layar pusat kendali di India.(ilustrasi poto: AI).

Teknologi

Agen AI Bobol Sistem di India, Peringatan Kritis Muncul

Minggu, 25 Okt 2026 - 11:09 WIB

Ilustrasi Pengguna mencoba fitur stiker bersuara dan tata letak baru kolom pesan WhatsApp di layar ponsel pintar.(poto: AI).

Teknologi

WhatsApp Uji Stiker Bersuara dan Desain Baru Kolom Chat

Minggu, 25 Okt 2026 - 11:04 WIB

Peneliti siber menganalisis diagram serangan siber otomatis agen AI terhadap ribuan website perusahaan global.(ilustrasi Poto: AI).

Teknologi

Serangan Agen AI Tembus Sistem Keamanan 100 Perusahaan Besar

Minggu, 25 Okt 2026 - 10:58 WIB

Aktivitas pergerakan grafik saham dan IHSG di layar monitor bursa efek.(poto: AI).

Bisnis

IHSG Menguat ke Level 5.439, Waspadai Sentimen Ini

Minggu, 25 Okt 2026 - 10:50 WIB