Jambi, oegopost.id – Polda Jambi menerjunkan 1.448 personel gabungan demi mengawal pengamanan presisi merdeka run 2026 yang berlangsung meriah di Kota Jambi. Event olahraga berskala nasional tersebut sukses menyedot perhatian 8.750 pelari dari berbagai wilayah di Indonesia.
Kepolisian menerapkan pola pengamanan berlapis untuk menjamin keselamatan seluruh peserta lomba marathon. Petugas di lapangan juga mengatur kelancaran arus kendaraan agar mobilitas warga tetap berjalan secara normal.
Persiapan pengamanan bermula dari pelaksanaan apel gelar pasukan di Kota Jambi pada Sabtu sore, 8 Agustus 2026. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar memimpin langsung jalannya apel penyiapan pasukan tersebut.
Krisno menginstruksikan seluruh jajaran agar tidak hanya berfokus pada area arena perlombaan. Petugas harus tetap mengendalikan pergerakan masyarakat serta aktivitas lalu lintas di luar kawasan kegiatan.
Penyiapan Skema Lintas Instansi Demi Kelancaran Acara
Polisi menyebar 1.448 personel ke sejumlah titik rawan kemacetan dan keramaian di sepanjang jalur lomba. Petugas bersiaga mulai dari lokasi start, garis finis, persimpangan jalan, hingga area parkir kendaraan.
Personel lapangan siap memberikan pertolongan pertama jika ada peserta lomba yang mengalami gangguan kesehatan. Petugas juga membagikan informasi lengkap mengenai rute pengalihan jalan kepada para pengguna jalan.
Polda Jambi merancang skema pengamanan ini melalui koordinasi intensif bersama seluruh pemangku kepentingan terkait. Pemetaan potensi gangguan lalu lintas sudah berlangsung jauh sebelum hari pelaksanaan acara.
Semua instansi menyatukan komitmen untuk mendukung penuh keberhasilan event olahraga massal tahunan ini. Sinergi lintas sektor menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi pelari maupun warga sekitar.
Sosialisasi Rekayasa Lalu Lintas Dan Pelayanan Humanis
Polda Jambi menggencarkan sosialisasi rekayasa arus lalu lintas melalui media massa dan saluran media sosial. Polisi mengimbau masyarakat untuk memilih jalur alternatif demi menghindari penumpukan kendaraan di pusat kota.
Kapolda Jambi menyampaikan permohonan maaf atas potensi gangguan kenyamanan mobilitas warga selama acara berlangsung. Pihaknya menegaskan bahwa seluruh rekayasa jalan murni demi keselamatan bersama di lapangan.
Krisno memerintahkan para personel untuk mengedepankan sikap ramah dan humanis saat melayani masyarakat. Pengaturan di lapangan harus berjalan rapi agar tidak menimbulkan kesan negatif bagi para pengunjung.
Polda Jambi ingin membuktikan ketangguhan wilayahnya dalam menggelar ajang olahraga bergengsi tingkat nasional. Pelayanan yang baik akan memperkuat reputasi daerah sebagai tuan rumah yang aman dan profesional.
Imbauan Peserta Lomba Serta Kesiapan Tuan Rumah
Polda Jambi meminta seluruh pelari untuk datang lebih awal menuju lokasi lomba marathon. Peserta wajib memarkirkan kendaraan di kantong parkir resmi dan mematuhi petunjuk para petugas.
Polisi mengingatkan peserta untuk memeriksa kunci kendaraan sebelum melangkah menuju area kegiatan. Kesadaran mengunci kendaraan secara benar dapat mencegah potensi tindak kejahatan curanmor di lokasi parkir.
Peserta juga perlu menjaga kesehatan fisik dengan beristirahat cukup dan melakukan pemanasan sebelum berlari. Persiapan fisik yang matang meminimalkan risiko cidera dan masalah kesehatan saat melintasi rute.
Panitia menyediakan fasilitas pendukung seperti pos kesehatan, kantong parkir, stan UMKM, hingga layanan transportasi. Polda Jambi optimistis perhelatan ini membawa dampak positif bagi perekonomian masyarakat lokal.(ar)









