Jambi, oegopost.id – Pengurus Wilayah ISMI Jambi periode 2026–2030 resmi menjalankan kepengurusan baru setelah pelantikan yang berlangsung di Jambi pada Jumat malam. Selain itu, organisasi ini langsung menetapkan struktur lengkap yang dipimpin oleh Hj. Ernawati, S.Ag., M.Pd.
Kemudian, Pengurus Besar Ikatan Sarjana Melayu Indonesia mengesahkan struktur tersebut melalui Surat Keputusan Nomor 07/KPTS/VI/2026. PB ISMI menandatangani SK itu di Medan, sehingga kepengurusan baru memiliki dasar legal yang kuat.
Ernawati Pimpin PW ISMI Jambi
Hj. Ernawati, S.Ag., M.Pd. memimpin PW ISMI Jambi sebagai ketua. Selanjutnya, Prof. Dr. H. Syamsir, S.H., M.H. mendampingi sebagai Wakil Ketua I.
Selain itu, Drs. AR. Syahbandar mengisi posisi Wakil Ketua II, dan Dr. H. Zarkoni, S.Pd.I., M.Pd.I. menjabat Wakil Ketua III. Di sisi lain, Dr. Fahmi Rasid, S.E., M.AP. mengemban tugas sebagai sekretaris, sementara Dr. Jamilah, M.Pd.I. mengelola posisi bendahara.
Kemudian, jajaran wakil sekretaris dan wakil bendahara memperkuat struktur operasional agar organisasi berjalan lebih efektif.
Dewan Pembina Libatkan Pemerintah dan Kampus
Selain struktur inti, ISMI Jambi juga melibatkan unsur strategis dalam Dewan Pembina. Gubernur Jambi masuk sebagai pembina utama, dan selanjutnya Wakil Gubernur serta Sekretaris Daerah Provinsi Jambi ikut memperkuat posisi tersebut.
Kemudian, ISMI Jambi juga melibatkan rektor dari berbagai perguruan tinggi. Universitas Jambi, UIN STS Jambi, Universitas Batang Hari, Universitas Muhammadiyah Jambi, dan Universitas Nurdin Hamzah ikut memperluas jejaring akademik organisasi.
Dengan demikian, ISMI Jambi membangun koneksi kuat antara kebijakan pemerintah dan dunia pendidikan tinggi.
Dewan Penasehat Dipimpin Tokoh Adat Jambi
Selanjutnya, Dewan Penasehat dipimpin oleh Drs. H. Hasan Basri Agus, M.M., yang juga mantan Gubernur Jambi sekaligus Ketua Lembaga Adat Melayu Provinsi Jambi. Ia kemudian bekerja bersama Ir. H. Syahrassadin, M.Si. sebagai sekretaris.
Selain itu, dewan penasehat juga berisi tokoh agama, akademisi, dan purnawirawan. Kehadiran mereka memperkuat pengalaman organisasi dalam mengambil arah kebijakan.
Dengan begitu, ISMI Jambi tidak hanya mengandalkan akademisi, tetapi juga tokoh berpengalaman di pemerintahan dan adat.
Dewan Pakar Perkuat Kajian dan Riset
Di sisi lain, Dewan Pakar dipimpin oleh Prof. Dr. H. Mukhtar Latif, M.Pd., lalu Dr. H. Muhammad Ridwansyah, S.E., M.Sc. bertugas sebagai sekretaris.
Kemudian, Dewan Pakar menghadirkan akademisi dan profesional dari berbagai bidang ilmu. Mereka menyusun kajian, memberi rekomendasi, serta memperkuat basis ilmiah organisasi.
Selain itu, peran Dewan Pakar juga membantu ISMI Jambi menghasilkan gagasan berbasis data untuk pembangunan daerah.
Dewan Adat Jaga Nilai Melayu
Selanjutnya, Dewan Adat dipimpin oleh Drs. Hasan Basri Djamid, dan Drs. Muslim, M.M. mengisi posisi sekretaris. Kemudian, sejumlah tokoh adat Melayu Jambi ikut memperkuat struktur ini.
Selain menjaga tradisi, Dewan Adat juga memastikan nilai Melayu tetap hadir dalam setiap gerak organisasi. Dengan demikian, ISMI Jambi menjaga keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan budaya.
Sembilan Bidang Kerja Perkuat Organisasi
Lebih lanjut, ISMI Jambi membentuk sembilan bidang kerja strategis. Setiap bidang menggerakkan program organisasi mulai dari pendidikan, riset, sosial, ekonomi, hingga hukum dan advokasi.
Sebagai contoh, bidang pendidikan dipimpin Dr. Aswari Hepni, S.H., M.H. Sementara itu, bidang riset dan inovasi dipimpin Dr. Firmansyah Putra, S.H., M.H.
Kemudian, bidang ekonomi, sosial, dan komunikasi ikut memperluas jangkauan program organisasi di masyarakat.
Ke depan, ISMI Jambi tidak hanya fokus pada kegiatan formal. Sebaliknya, organisasi ini mendorong program nyata seperti literasi budaya, riset daerah, dan pemberdayaan masyarakat.
Selain itu, ISMI juga memperkuat kolaborasi dengan kampus, pemerintah, serta komunitas lokal. Dengan cara ini, organisasi berupaya menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat Jambi.(ar)









