Kota Padang, oegopost.id – Bencana tanah longsor terjadi di kawasan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, pada Minggu sekitar pukul 17.30 WIB. Peristiwa ini langsung memutus akses jalan nasional Padang–Painan menuju Pesisir Selatan dan menghentikan seluruh arus kendaraan di jalur tersebut.
Kepala Pelaksana BPBD Padang, Hendri Zulviton, menjelaskan petugas gabungan langsung bergerak ke lokasi begitu menerima laporan kejadian. Personel di lapangan mulai melakukan penanganan darurat untuk mengurai material longsor yang menutup badan jalan.
Tim BPBD bersama unsur TNI, Polri, PLN, Komunitas Siaga Bencana, dan warga sekitar langsung bekerja di lokasi. Mereka membersihkan material longsor secara manual sambil menunggu kedatangan alat berat.
Hendri menyebut pihaknya langsung berkoordinasi dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera Barat untuk mempercepat pengiriman alat berat. Koordinasi itu berjalan agar proses pembersihan bisa berlangsung lebih cepat dan akses jalan segera terbuka.
Material longsor menutup badan jalan dengan luas sekitar empat meter persegi dan ketinggian mencapai dua meter. Kondisi ini membuat kendaraan dari arah Padang maupun Painan tidak dapat melintas.
Arus lalu lintas langsung berhenti total dan antrean kendaraan terbentuk di kedua sisi jalan. Pengendara tidak dapat melanjutkan perjalanan karena jalur utama tertutup material longsor yang cukup tebal.
Satu Kendaraan Terdampak, Pengemudi Selamat
Saat longsor terjadi, satu unit mobil pikap yang melintas di lokasi ikut terdampak material yang turun dari tebing. Kendaraan itu sempat berada di titik kejadian saat material menutup jalan.
Petugas langsung memastikan kondisi pengemudi dalam keadaan selamat. Pengemudi tidak mengalami luka serius dan berhasil dievakuasi dengan aman dari lokasi kejadian.
Petugas gabungan tetap bertahan di lokasi hingga pukul 18.30 WIB. Mereka terus melakukan pembersihan awal sambil menunggu alat berat tiba untuk mempercepat proses pembukaan jalan.
BPBD Padang memastikan seluruh unsur tetap siaga sampai akses Padang–Painan kembali normal. Mereka juga terus memantau kondisi sekitar untuk mengantisipasi kemungkinan longsor susulan.(ar)









