Antrean Solar Subsidi di Jambi Mengular, Gubernur Al Haris Heran

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 15 Juni 2026 - 09:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Antrean kenadaraan mengisi BBM subsidi di salah satu SPBU di Kota Jambi.( poto : jambione.com )

Antrean kenadaraan mengisi BBM subsidi di salah satu SPBU di Kota Jambi.( poto : jambione.com )

Jambi, oegopost.id – Antrean solar subsidi kembali menarik perhatian setelah Gubernur Jambi Al Haris menyoroti panjangnya antrean kendaraan di sejumlah SPBU.

Ia menilai kondisi di lapangan tidak sesuai dengan laporan ketersediaan BBM dari Pertamina yang menyebut stok masih aman.

Al Haris menerima laporan tersebut, namun ia justru menemukan situasi berbeda saat berada di lapangan.

“Kemarin saya tanya ke Pertamina, katanya tidak ada masalah. Mungkin ada keterlambatan distribusi atau masuknya minyak ke SPBU,” ujar Al Haris.

Al Haris melihat langsung antrean kendaraan saat melakukan perjalanan ke Kabupaten Merangin dan Kerinci. Ia menemukan antrean solar subsidi masih berlangsung sejak malam hingga pagi hari.

Kondisi tersebut membuatnya mempertanyakan situasi sebenarnya di lapangan.

“Saya tanya, stok masih aman atau tidak. Tapi kenapa antreannya panjang sekali. Dari malam sampai pagi masih antre. Ada apa ini?” katanya.

Pernyataan itu memperkuat dugaan adanya ketidaksesuaian antara data distribusi BBM dan kondisi riil di SPBU-SPBU Jambi.

Dugaan Pelangsiran Solar Subsidi di SPBU

Di Kota Jambi, dugaan pelangsiran solar subsidi masih muncul di sejumlah SPBU. Pola antrean yang terjadi tidak selalu mencerminkan kebutuhan kendaraan umum.

Baca Juga :  PTPN IV PalmCo Salurkan Hibah untuk Perkuat Fasilitas Ma’had UIN Jambi

Sejumlah kendaraan diduga mengisi solar secara berulang dalam waktu berbeda. Sementara itu, kendaraan lain harus menunggu dalam antrean panjang yang terus mengular.

SPBU di kawasan dengan aktivitas kendaraan niaga tinggi juga sering mengalami kondisi serupa saat jam distribusi solar berlangsung.

Situasi ini memunculkan dugaan bahwa pola pelangsiran tidak lagi terjadi secara sporadis, tetapi sudah berulang di beberapa titik.

Sejumlah kasus penyalahgunaan solar subsidi di Jambi memperkuat kekhawatiran tersebut. Pada April 2026, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jambi mengungkap kasus besar di Kabupaten Bungo.

Penyidik menyebut praktik pelangsiran dan penyalahgunaan BBM subsidi sudah berlangsung lama. Kasus itu menimbulkan potensi kerugian negara sekitar Rp276 miliar.

Jaringan pelangsir dan oknum operator SPBU diduga mengatur pengisian berulang kendaraan tertentu di SPBU.

Sebelumnya, pada Mei 2025, Satreskrim Polres Tebo menangkap dua pelaku pelangsiran solar subsidi di dua SPBU berbeda. Salah satu pelaku memakai kendaraan dengan tangki modifikasi dan menjalankan aksinya selama sekitar dua tahun.

Baca Juga :  Ombudsman Jambi Klarifikasi Isu Siswa MTs Tak Bisa Ikut Ujian karena Tunggakan SPP

Selain itu, Polda Jambi juga melimpahkan enam tersangka kasus penyalahgunaan BBM subsidi ke Kejaksaan Tinggi Jambi di Muaro Tembesi, Kabupaten Batanghari. Kasus itu menimbulkan kerugian negara sekitar Rp6,26 miliar.

Rangkaian kasus tersebut menunjukkan bahwa persoalan solar subsidi terjadi berulang di berbagai wilayah.

Pemprov Jambi Minta Penjelasan Pertamina

Al Haris kembali menyoroti kondisi ini dan meminta Pertamina memberikan penjelasan lebih rinci terkait antrean panjang yang terus terjadi.

“Apa memang stok solar kita sedikit? Ini yang akan saya tanyakan lagi ke Pertamina. Kenapa bisa terjadi seperti ini,” tegasnya.

Pemerintah Provinsi Jambi menegaskan akan memperkuat koordinasi dengan Pertamina. Pemprov juga akan meningkatkan pengawasan di SPBU dan memperbaiki mekanisme distribusi di lapangan.

Al Haris memastikan pemerintah daerah tidak akan membiarkan persoalan ini terus berulang. Ia meminta evaluasi menyeluruh agar distribusi solar subsidi tepat sasaran.

Masyarakat juga berharap penertiban tidak hanya fokus pada distribusi, tetapi juga menindak praktik pelangsiran yang diduga menjadi penyebab utama antrean panjang di SPBU Jambi.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karantina Jambi Pastikan 262 Ribu Bibit Eukaliptus Sehat Sebelum Dikirim ke Kalimantan Tengah
Ribuan Warga Padati Car Free Day Merangin di Jalur Dua Kota Bangko, UMKM dan Job Fair Jadi Daya Tarik Utama
Musprov IPSI Jambi Jadi Momentum Penguatan Organisasi dan Target Prestasi Menuju PON 2028
Muscab PAN Jambi: Lima DPC Resmi Ditetapkan untuk Perkuat Struktur Partai
Prakiraan Cuaca Jambi Hari Ini: Empat Wilayah Cerah Berawan, Kota Jambi Berpotensi Hujan Malam
Meneguhkan Adat Bersendikan Syarak, Syarak Bersendikan Kitabullah
Imigrasi Jambi Gelar Workshop Fotografi dan Videografi untuk Perkuat Komunikasi Visual Digital
41 Desa di Batang Hari Terkendala Lahan, Pembangunan KDMP Masih Belum Merata
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 11:00 WIB

Karantina Jambi Pastikan 262 Ribu Bibit Eukaliptus Sehat Sebelum Dikirim ke Kalimantan Tengah

Senin, 15 Juni 2026 - 10:58 WIB

Ribuan Warga Padati Car Free Day Merangin di Jalur Dua Kota Bangko, UMKM dan Job Fair Jadi Daya Tarik Utama

Senin, 15 Juni 2026 - 10:00 WIB

Musprov IPSI Jambi Jadi Momentum Penguatan Organisasi dan Target Prestasi Menuju PON 2028

Senin, 15 Juni 2026 - 09:58 WIB

Muscab PAN Jambi: Lima DPC Resmi Ditetapkan untuk Perkuat Struktur Partai

Senin, 15 Juni 2026 - 09:41 WIB

Prakiraan Cuaca Jambi Hari Ini: Empat Wilayah Cerah Berawan, Kota Jambi Berpotensi Hujan Malam

Berita Terbaru