41 Desa di Batang Hari Terkendala Lahan, Pembangunan KDMP Masih Belum Merata

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 15 Juni 2026 - 01:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Idrus, Kepala Bidang Koperasi Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disdagkop UKM) Kabupaten Batang Hari, ( poto : tribunjambi.com )

Idrus, Kepala Bidang Koperasi Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disdagkop UKM) Kabupaten Batang Hari, ( poto : tribunjambi.com )

Batanghari, oegopost.id – Program koperasi desa merah putih di Kabupaten Batang Hari terus bergerak dengan capaian yang bervariasi di setiap wilayah.

Pemerintah daerah mempercepat pelaksanaan program ini, meski sejumlah desa masih belum mampu menyediakan lahan untuk pembangunan koperasi.

Data Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (Disdagkop UKM) Batang Hari menunjukkan dari 124 desa dan kelurahan, sebanyak 41 wilayah belum menyiapkan aset tanah untuk pembangunan KDMP.

Kepala Bidang Koperasi Disdagkop UKM Batang Hari, Idrus, menyebut pemerintah desa aktif mencari lahan yang sesuai untuk pembangunan koperasi. Ia menegaskan, pemilihan lokasi menentukan efektivitas fungsi koperasi di masa depan.

Idrus menjelaskan bahwa banyak desa masih kesulitan menentukan titik lahan yang memenuhi kriteria strategis.

“Sebagian desa belum memiliki aset tanah, sementara lainnya masih mencari lokasi yang benar-benar strategis untuk pembangunan Koperasi Desa Merah Putih,” ujarnya.

Baca Juga :  Jenazah Alaka Dwi Pranata Dimakamkan Hari Ini, Keluarga Masih Berduka

Kendala Tersebar di Tujuh Kecamatan

Disdagkop UKM Batang Hari mencatat 41 desa dan kelurahan yang belum memiliki lahan tersebar di tujuh kecamatan. Pola ini menunjukkan tantangan pembangunan yang tidak terpusat di satu wilayah saja.

Pemayung mencatat jumlah terbanyak dengan 14 desa yang belum memiliki aset. Maro Sebo Ulu menyusul dengan delapan desa. Mersam mencatat enam desa dan satu kelurahan.

Muara Bulian memiliki lima desa yang belum siap lahan. Batin XXIV mencatat tiga desa, sementara Muara Tembesi memiliki satu desa dan dua kelurahan. Bajubang mencatat satu desa dalam kategori yang sama.

Mayoritas Desa Sudah Masuki Tahap Pembangunan

Pemerintah Kabupaten Batang Hari mencatat progres positif dalam pelaksanaan KDMP. Dari total 124 desa dan kelurahan, sebanyak 83 desa telah menyiapkan aset tanah untuk pembangunan koperasi.

Baca Juga :  Koperasi Desa Merah Putih di Jambi: Penggerak Ekonomi atau Ancaman bagi Warung Rakyat?

Selain itu, 56 desa dan kelurahan sudah memulai pembangunan fisik koperasi di wilayah masing-masing. Kondisi ini menunjukkan sebagian besar wilayah telah masuk tahap implementasi program.

Pemerintah daerah kemudian mempercepat koordinasi dengan desa yang belum memiliki lahan. Langkah ini bertujuan agar seluruh wilayah dapat mengikuti tahapan pembangunan secara merata.

Pemerintah Kabupaten Batang Hari menempatkan KDMP sebagai program strategis untuk memperkuat ekonomi masyarakat desa. Program ini membuka ruang lebih luas bagi pengembangan usaha berbasis komunitas.

Selain itu, pemerintah mendorong koperasi ini menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan di tingkat desa dan kelurahan. Fokus utama diarahkan pada penguatan kemandirian ekonomi masyarakat.

Idrus menekankan pentingnya penyelesaian kendala aset agar seluruh desa dapat segera menjalankan program.

“Pemerintah berharap desa yang masih terkendala aset segera menyelesaikannya agar program berjalan menyeluruh,” kata Idrus.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Musprov IPSI Jambi Jadi Momentum Penguatan Organisasi dan Target Prestasi Menuju PON 2028
Muscab PAN Jambi: Lima DPC Resmi Ditetapkan untuk Perkuat Struktur Partai
Prakiraan Cuaca Jambi Hari Ini: Empat Wilayah Cerah Berawan, Kota Jambi Berpotensi Hujan Malam
Meneguhkan Adat Bersendikan Syarak, Syarak Bersendikan Kitabullah
Antrean Solar Subsidi di Jambi Mengular, Gubernur Al Haris Heran
Imigrasi Jambi Gelar Workshop Fotografi dan Videografi untuk Perkuat Komunikasi Visual Digital
Polemik Pelantikan Kepala Sekolah Merangin, DPRD Minta Inspektorat Profesional dan Tanpa Intimidasi
DPRD Jambi Dorong SPAM Mendalo-Jaluko untuk Atasi Defisit Air Bersih 200 Liter per Detik
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 10:00 WIB

Musprov IPSI Jambi Jadi Momentum Penguatan Organisasi dan Target Prestasi Menuju PON 2028

Senin, 15 Juni 2026 - 09:58 WIB

Muscab PAN Jambi: Lima DPC Resmi Ditetapkan untuk Perkuat Struktur Partai

Senin, 15 Juni 2026 - 09:41 WIB

Prakiraan Cuaca Jambi Hari Ini: Empat Wilayah Cerah Berawan, Kota Jambi Berpotensi Hujan Malam

Senin, 15 Juni 2026 - 09:19 WIB

Meneguhkan Adat Bersendikan Syarak, Syarak Bersendikan Kitabullah

Senin, 15 Juni 2026 - 09:03 WIB

Antrean Solar Subsidi di Jambi Mengular, Gubernur Al Haris Heran

Berita Terbaru