Kemenkum Jambi Genjot Merek Kolektif Koperasi Batanghari

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkum Jambi Diana Yuli Astuti.( Poto : JAMBIlink ).

Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkum Jambi Diana Yuli Astuti.( Poto : JAMBIlink ).

Batanghari, oegopost.id – Program merek kolektif koperasi Batanghari kini mulai bergerak lebih cepat. Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jambi menggandeng Pemerintah Kabupaten Batanghari untuk membantu koperasi desa memiliki identitas produk yang kuat dan terlindungi secara hukum.

Koordinasi tersebut berlangsung di Kantor Bupati Batanghari pada Kamis, 21 Mei 2026. Dalam kegiatan itu, Kanwil Kemenkum Jambi fokus mendata koperasi aktif yang memiliki produk unggulan dan siap masuk tahap pendaftaran merek.

Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkum Jambi Diana Yuli Astuti hadir langsung bersama Kepala Bidang Kekayaan Intelektual Amat Djoemadi dan tim KI. Dari pihak pemerintah daerah, hadir Asisten II Batanghari H. Isah, Kepala Bidang Koperasi Idrus, serta Kepala Bagian Hukum Safri.

Koperasi Perlu Identitas Produk

Kanwil Kemenkum Jambi menilai banyak produk koperasi di Batanghari punya kualitas yang baik. Namun, sebagian produk belum memiliki identitas resmi yang membedakannya dari produk lain di pasaran.

Karena itu, Kanwil Kemenkum Jambi mendorong koperasi segera mendaftarkan merek kolektif. Langkah ini membantu koperasi menjaga nama produk sekaligus memperkuat kepercayaan konsumen.

Tim juga memetakan koperasi yang aktif memproduksi barang unggulan. Setelah itu, pemerintah akan menentukan koperasi prioritas untuk mendapat pendampingan pendaftaran merek.

Baca Juga :  Kantor Bupati Muaro Bungo Jadi Pusat Interaksi Warga Setiap Minggu

Pendampingan berjalan secara bertahap agar koperasi memahami proses administrasi dan manfaat perlindungan Kekayaan Intelektual.

Dorong Produk Lokal Lebih Kompetitif

Diana Yuli Astuti mengatakan merek kolektif bukan sekadar nama atau logo. Menurutnya, merek menjadi identitas penting yang bisa meningkatkan nilai jual produk koperasi.

“Produk lokal perlu identitas yang kuat agar lebih mudah dikenal dan dipercaya masyarakat,” katanya.

Ia menegaskan, perlindungan merek juga membantu koperasi memperluas pemasaran. Produk yang memiliki legalitas biasanya lebih mudah masuk ke pasar modern dan menjangkau konsumen yang lebih luas.

Selain itu, koperasi bisa membangun branding bersama melalui merek kolektif. Cara ini membuat produk lokal tampil lebih profesional dan punya daya saing lebih baik.

Kanwil Kemenkum Jambi juga ingin mendorong UMKM desa naik kelas. Karena itu, program perlindungan merek akan terus berjalan secara berkelanjutan.

Pemda Batanghari Siap Dukung

Pemerintah Kabupaten Batanghari menyambut positif program tersebut. Pemda menilai percepatan merek kolektif dapat membantu pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.

Pemerintah daerah juga siap membantu pendataan koperasi dan produk unggulan yang layak masuk program prioritas.

Baca Juga :  Sinergi Pelayanan Hukum Merangin Resmi Terjalin Melalui Kerja Sama Kanwil Kemenkum Jambi

Kerja sama antara Kanwil Kemenkum Jambi dan Pemkab Batanghari diharapkan mampu membangun ekosistem usaha yang lebih kuat. Tidak hanya dari sisi pemasaran, tetapi juga dari sisi legalitas dan perlindungan usaha.

Banyak produk lokal Batanghari sebenarnya memiliki potensi besar. Namun, pelaku usaha masih membutuhkan dukungan dalam penguatan merek dan pengembangan pasar.

Karena itu, program ini menjadi langkah penting untuk membuka peluang usaha yang lebih luas bagi koperasi desa.

Perkuat Ekonomi Berbasis KI

Kanwil Kemenkum Jambi terus mendorong penguatan ekonomi berbasis Kekayaan Intelektual di daerah. Melalui perlindungan merek, koperasi bisa menjaga identitas produknya sekaligus meningkatkan nilai ekonomi usaha.

Program percepatan merek kolektif juga memberi peluang bagi koperasi untuk memperluas jaringan pemasaran dan meningkatkan kualitas branding produk.

Ke depan, Kanwil Kemenkum Jambi berharap semakin banyak koperasi dan UMKM di Batanghari yang memiliki merek resmi. Dengan begitu, produk lokal bisa tampil lebih percaya diri dan bersaing di pasar yang lebih besar.

Langkah ini sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui perlindungan Kekayaan Intelektual.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa Tagih Realisasi Banpres dan Transparansi Penanganan Karhutla Jambi
Warga Mengadu Langsung ke Wali Kota, Kinerja SKPD Sungai Penuh Didesak Evaluasi Total
Pansel Umumkan Hasil Seleksi Terbuka JPT Pratama Kabupaten Kerinci 2026
Sukses Tata Layanan Dasar, Sungai Penuh Jadi Kiblat Transformasi Puskesmas Sarolangun
Kabut Asap Mengancam, Aliansi Mahasiswa Jambi Bersiap Geruduk Kantor Gubernur
BMKG Prakirakan Awal Musim Hujan Kota Sungai Penuh Mundur November 2026
Kualitas Udara Jambi Masuk Kategori Berbahaya Usai AQI Tembus Angka 644
Wujud Kepedulian Pemimpin Daerah: Wako Alfin Serahkan Langsung Bantuan Korban Kebakaran Pasar Baru
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Mahasiswa Tagih Realisasi Banpres dan Transparansi Penanganan Karhutla Jambi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:33 WIB

Warga Mengadu Langsung ke Wali Kota, Kinerja SKPD Sungai Penuh Didesak Evaluasi Total

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:13 WIB

Pansel Umumkan Hasil Seleksi Terbuka JPT Pratama Kabupaten Kerinci 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Sukses Tata Layanan Dasar, Sungai Penuh Jadi Kiblat Transformasi Puskesmas Sarolangun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Kabut Asap Mengancam, Aliansi Mahasiswa Jambi Bersiap Geruduk Kantor Gubernur

Berita Terbaru