PDAM Tirta Muaro Jambi Dikeluhkan Warga Mendalo Darat

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 26 April 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Mendalo Darat, Muaro Jambi, mengeluhkan layanan PDAM Tirta yang sering mati dan kualitas air buruk.( Poto : Jambi One ).

Warga Mendalo Darat, Muaro Jambi, mengeluhkan layanan PDAM Tirta yang sering mati dan kualitas air buruk.( Poto : Jambi One ).

Jambi, oegopost.id – Warga RT 28 dan RT 30 Desa Mendalo Darat, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi, menyampaikan protes keras terhadap layanan air bersih PDAM Tirta Muaro Jambi. Mereka kemudian melaporkan masalah tersebut ke Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Provinsi Jambi sebagai bentuk pengaduan resmi.

Masyarakat menilai PDAM Unit Mendalo tidak menjalankan pelayanan publik sesuai standar yang semestinya. Warga mengeluhkan distribusi air yang tidak stabil. Mereka mengalami gangguan aliran air yang sering berhenti dalam waktu lama, bahkan hingga berbulan-bulan tanpa suplai air.

“Air sering mati berhari-hari, bahkan ada yang sampai berbulan-bulan tidak mengalir,” kata Rahman, warga Perumahan Puri Arza I, RT 30 Mendalo Darat. Kondisi ini mengganggu aktivitas harian warga, terutama untuk mandi, mencuci, dan memasak.

Baca Juga :  Harga TBS Sawit Jambi Turun Lagi, Petani Tertekan di Tengah Fluktuasi Pasar Global

Warga Soroti Kualitas Air yang Buruk

Warga juga menyoroti kualitas air PDAM yang mereka terima. Mereka menemukan air berwarna keruh, berbau tidak sedap, serta kadang bercampur lumpur dan minyak. Kondisi tersebut membuat warga tidak bisa menggunakan air untuk kebutuhan konsumsi.

Warga menilai PDAM telah melanggar hak konsumen sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Aturan itu menjamin hak masyarakat untuk mendapatkan layanan yang aman, nyaman, dan berkualitas. Rahman menegaskan bahwa warga menuntut PDAM Tirta Muaro Jambi segera memperbaiki layanan dan bertanggung jawab atas kondisi tersebut.

Baca Juga :  APPSI Jambi Diminta Bergerak Aktif, Sudaryono Tekankan Aksi Nyata Pedagang Pasar

YLKI Jambi Siap Tindak Lanjuti Aduan

YLKI Provinsi Jambi menerima laporan warga tersebut melalui Ketua YLKI, Ibnu Khaldun, di kantor YLKI kawasan Kebun Handil, Kota Jambi, pada Jumat (24/4/2026). Ibnu menjelaskan bahwa penyedia layanan publik wajib memenuhi standar pelayanan. Ia juga menegaskan YLKI akan memeriksa laporan tersebut dan mempertimbangkan langkah hukum jika menemukan pelanggaran.

“Kami akan mempelajari laporan ini. Jika terbukti ada pelanggaran, kami tidak menutup kemungkinan menempuh jalur hukum,” ujarnya. Kasus ini menjadi perhatian publik karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat, yaitu akses terhadap air bersih yang layak dan berkelanjutan.***

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jambi Raih Penghargaan Nasional, 1.585 Posbankum Tersebar 100 Persen di Desa dan Kelurahan
Harga TBS Sawit Jambi Turun Lagi, Petani Tertekan di Tengah Fluktuasi Pasar Global
Banjir Rendam 26 Desa di Sarolangun, 1.552 Rumah Terdampak
RPPEG Tanjung Jabung Timur Dibahas, Sekda Jambi Buka Konsultasi Publik 2026–2055
Hotspot Jambi: BMKG Deteksi 13 Titik Panas, Warga Diminta Waspada Karhutla
Polisi Bongkar Mafia BBM Subsidi di Jambi, Operator SPBU Ikut Bermain
DPRD Jambi Soroti Dugaan PETI Jadi Pemicu Banjir di Sarolangun
251 IUP Tambang Tak Punya RKAB, BPK Soroti Lemahnya Pengawasan di Daerah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 22:00 WIB

Jambi Raih Penghargaan Nasional, 1.585 Posbankum Tersebar 100 Persen di Desa dan Kelurahan

Selasa, 28 April 2026 - 21:00 WIB

Harga TBS Sawit Jambi Turun Lagi, Petani Tertekan di Tengah Fluktuasi Pasar Global

Selasa, 28 April 2026 - 19:00 WIB

Banjir Rendam 26 Desa di Sarolangun, 1.552 Rumah Terdampak

Selasa, 28 April 2026 - 18:00 WIB

RPPEG Tanjung Jabung Timur Dibahas, Sekda Jambi Buka Konsultasi Publik 2026–2055

Selasa, 28 April 2026 - 11:00 WIB

Polisi Bongkar Mafia BBM Subsidi di Jambi, Operator SPBU Ikut Bermain

Berita Terbaru

Banjir merendam 5 kecamatan dan 26 desa, dengan total 1.552 rumah terdampak.( Poto : kabar sarolangun.com).

Daerah

Banjir Rendam 26 Desa di Sarolangun, 1.552 Rumah Terdampak

Selasa, 28 Apr 2026 - 19:00 WIB