Tebo, oegopost.id – Universitas Islam Tebo menggelar kegiatan Capacity Building Universitas Islam selama tiga hari, 13–15 Juni 2026. Kegiatan ini melibatkan pimpinan, dosen, dan tenaga kependidikan sebagai upaya memperkuat sumber daya manusia (SDM) setelah transformasi dari Institut Agama Islam (IAI) Tebo menjadi universitas.
Rektor Universitas Islam Tebo, Dr. Nurhuda, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa perubahan status ini menuntut peningkatan kualitas kerja seluruh sivitas akademika. Ia meminta seluruh unsur kampus memperkuat budaya kerja profesional dan meningkatkan kolaborasi.
Rektor Tekankan Perubahan Bukan Sekadar Nama
Nurhuda menegaskan bahwa transformasi menjadi universitas membawa tanggung jawab yang lebih besar. Ia meminta seluruh dosen dan tenaga kependidikan untuk meningkatkan kapasitas diri serta menyesuaikan diri dengan tuntutan pendidikan tinggi yang semakin kompetitif.
Ia juga mendorong terciptanya budaya kerja yang lebih disiplin, produktif, dan berorientasi pada mutu. Menurutnya, keberhasilan transformasi sangat bergantung pada kesiapan SDM kampus.
“Kita tidak hanya berubah nama dari institut menjadi universitas, tetapi juga memikul tanggung jawab yang lebih besar. Karena itu, seluruh sivitas akademika harus terus meningkatkan kapasitas dan membangun kolaborasi,” ujar Nurhuda.
Hari Pertama Hadirkan Motivator Nasional
Pada hari pertama, panitia menghadirkan Dr. Bahren Nurdin, S.S., M.A., PhD sebagai motivator dan trainer. Ia memberikan penguatan karakter, semangat perubahan, serta dorongan untuk meningkatkan kapasitas SDM di lingkungan perguruan tinggi.
Bahren mengajak peserta untuk lebih adaptif menghadapi perubahan. Ia menekankan pentingnya kesiapan mental dan kompetensi dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan tinggi yang terus berkembang.
Hari kedua dan ketiga kegiatan diisi oleh Prof. Dr. Risnita, M.Pd dan Dr. Tanti, S.Si., M.Si. Keduanya menyampaikan materi terkait penguatan mutu perguruan tinggi, tata kelola akademik, dan peningkatan kualitas layanan pendidikan.
Materi tersebut fokus pada pembangunan budaya mutu di lingkungan kampus. Selain itu, pembahasan juga menyoroti pentingnya sistem akademik yang lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan mahasiswa.
Rektor Nurhuda menegaskan bahwa kegiatan Capacity Building Universitas Islam menjadi bagian penting dalam penguatan institusi. Ia meminta seluruh peserta menerapkan materi yang diperoleh dalam aktivitas kerja sehari-hari.
Ia juga berharap kegiatan ini mempercepat terwujudnya universitas yang unggul, berdaya saing, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman.
Universitas Islam Tebo menargetkan peningkatan kualitas SDM sebagai fondasi utama dalam menghadapi persaingan pendidikan tinggi di masa depan.(ar)









