Puluhan Tahun Terendam Banjir, Warga Simpang 4 Sipin Jambi Minta Penanganan Serius

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Simpang 4 Sipin, Telanaipura, Kota Jambi mengeluhkan banjir yang terus berulang selama puluhan tahun tanpa penanganan tuntas.( Poto : KOMPAS.COM )

Warga Simpang 4 Sipin, Telanaipura, Kota Jambi mengeluhkan banjir yang terus berulang selama puluhan tahun tanpa penanganan tuntas.( Poto : KOMPAS.COM )

Jambi, oegopost.id – Banjir yang terus terjadi di Simpang 4 Sipin, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi, masih memicu keluhan warga karena mereka belum melihat langkah konkret yang mampu menyelesaikan masalah tersebut secara tuntas.

Arpan, warga RT 33 Kelurahan Simpang 4 Sipin, mengaku sudah sekitar 40 tahun tinggal di kawasan itu dan berulang kali menghadapi banjir tanpa perubahan berarti. Ia menilai kondisi tersebut terus berulang karena belum ada penanganan yang efektif.

Baca Juga :  Pro Kontra Dana BLUD RSUD Tebo, HIPSI Jambi Sarankan Pilih Bank Daerah

“Banjir selalu terjadi seperti ini. Kalau ada solusi yang benar-benar dijalankan, seharusnya kondisi tidak akan terus begini,” ujarnya saat ditemui, Sabtu (2/5/2026).

Ia menjelaskan, air yang menggenangi permukiman tidak cepat surut. Dalam beberapa kejadian, genangan bisa bertahan selama berjam-jam bahkan hingga satu hari penuh, tergantung intensitas hujan.

“Kadang setengah hari, kadang sampai seharian baru surut,” tambahnya.

Menurut Arpan, setiap banjir datang, puluhan rumah di RT 33 ikut terdampak, terutama saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

Baca Juga :  Sie STNK Ditlantas Polda Jambi Gelar Jumat Berkah di Samsat, Warga Antusias

Keluhan serupa disampaikan Wahi. Ia menegaskan, aktivitas warga langsung lumpuh ketika banjir melanda. Ia juga memperkirakan banjir kali ini membutuhkan waktu sekitar satu hari untuk surut.

“Banjir seperti ini sudah terjadi puluhan kali. Aktivitas benar-benar terhenti, dan biasanya baru surut dalam sehari,” ungkapnya.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sukses Tata Layanan Dasar, Sungai Penuh Jadi Kiblat Transformasi Puskesmas Sarolangun
Kabut Asap Mengancam, Aliansi Mahasiswa Jambi Bersiap Geruduk Kantor Gubernur
BMKG Prakirakan Awal Musim Hujan Kota Sungai Penuh Mundur November 2026
Kualitas Udara Jambi Masuk Kategori Berbahaya Usai AQI Tembus Angka 644
Wujud Kepedulian Pemimpin Daerah: Wako Alfin Serahkan Langsung Bantuan Korban Kebakaran Pasar Baru
Pesan Penting Pembimas Kristen Kemenag Jambi: Kejar Hikmat Bukan Harta Jabatan
Kanwil Kemenag Jambi Evaluasi Kinerja Triwulan III Demi Pelayanan Publik Berdampak
Kontingen Jambi Raih Prestasi Gemilang di PPSN VI 2026
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Sukses Tata Layanan Dasar, Sungai Penuh Jadi Kiblat Transformasi Puskesmas Sarolangun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Kabut Asap Mengancam, Aliansi Mahasiswa Jambi Bersiap Geruduk Kantor Gubernur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:10 WIB

BMKG Prakirakan Awal Musim Hujan Kota Sungai Penuh Mundur November 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:54 WIB

Kualitas Udara Jambi Masuk Kategori Berbahaya Usai AQI Tembus Angka 644

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Wujud Kepedulian Pemimpin Daerah: Wako Alfin Serahkan Langsung Bantuan Korban Kebakaran Pasar Baru

Berita Terbaru

Ilustrasi Pegadaian.(poto: istimewa).

Ekonomi

Pegadaian Luncurkan Gadai Bebas Sewa Modal Tanpa Bunga

Kamis, 8 Okt 2026 - 13:37 WIB