Pemkab Merangin Dorong Akreditasi Perpustakaan Desa dan Sekolah

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Merangin memacu akreditasi perpustakaan sekolah dan desa untuk meningkatkan kualitas SDM serta mutu layanan literasi daerah.(poto: meranginkab.go.id).

Pemkab Merangin memacu akreditasi perpustakaan sekolah dan desa untuk meningkatkan kualitas SDM serta mutu layanan literasi daerah.(poto: meranginkab.go.id).

Merangin, oegopost.id – Pemerintah Kabupaten Merangin terus memacu mutu layanan literasi hingga ke tingkat desa dan sekolah melalui penguatan akreditasi perpustakaan kabupaten merangin. Langkah strategis ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran perpustakaan sebagai pusat belajar masyarakat yang adaptif.

Wakil Bupati Merangin, A. Khafidh, menegaskan bahwa akreditasi bukan sekadar formalitas untuk meraih predikat semata. Menurutnya, proses penilaian tersebut menjadi instrumen evaluasi vital dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Pernyataan tersebut disampaikan Wabup saat membuka kegiatan Sosialisasi dan Advokasi Akreditasi Perpustakaan di Aula Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Merangin. Acara penting ini menghimpun puluhan kepala serta pengelola perpustakaan sekolah dan desa atau kelurahan dari seluruh wilayah kabupaten.

A. Khafidh menuturkan bahwa pesatnya arus teknologi informasi tidak menggeser keberadaan lembaga penyedia literasi ini. Sebaliknya, perpustakaan justru harus terus beradaptasi agar tetap relevan dalam menyajikan berbagai informasi terpercaya.

Pemkab Merangin Dorong Peningkatan Mutu Layanan Literacy

Wabup mengingatkan para peserta agar memaknai penilaian standar secara komprehensif dan berkelanjutan. Pihaknya meminta pengelola perpustakaan menjadikan momentum ini sebagai sarana perbaikan manajemen layanan literasi.

Baca Juga :  Sidak Bupati Merangin Perkim Temukan Kantor Kosong dan Musala Kotor

Pemkab Merangin juga mengakui adanya sejumlah tantangan nyata dalam proses pembenahan fasilitas membaca masyarakat. Keterbatasan anggaran daerah serta minimnya sarana pendukung masih menjadi kendala utama pengelola di lapangan.

Selain masalah fasilitas, keterbatasan kapasitas SDM pengelola perpustakaan turut menjadi tantangan tersendiri yang perlu diselesaikan. Meski demikian, pemerintah daerah meminta seluruh jajaran pengelola tidak berkecil hati menghadapi situasi tersebut.

Wabup menegaskan bahwa berbagai keterbatasan sarana tidak boleh menjadi alasan untuk menghentikan pembenahan. Pengelola perpustakaan harus terus bergerak maju secara konsisten demi melayani kebutuhan informasi warga.

Sinergi Bersama Hadapi Tantangan Pengelolaan Perpustakaan Daerah

Pemerintah daerah optimis kualitas perpustakaan dapat meningkat pesat melalui kerja sama yang terarah. Koordinasi yang kuat antarlembaga menjadi kunci utama dalam memajukan budaya membaca masyarakat Merangin.

Selain koordinasi, para pengelola perlu melahirkan berbagai inovasi pelayanan yang menarik minat pengunjung. Sinergi dan komitmen bersama seluruh pihak akan membawa perubahan positif bagi perkembangan literasi daerah.

Kegiatan sosialisasi ini secara khusus membedah pemenuhan Standar Nasional Perpustakaan (SNP) secara mendalam. Panitia menghadirkan dua narasumber ahli untuk memberikan panduan teknis kepada para peserta.

Baca Juga :  Pemkab Merangin Gelar Forum Kemitraan JKN Perkuat Pelayanan Kesehatan

Narasumber pertama adalah Darwanto, S.Sos. selaku Koordinator Substansi Pengembangan Perpustakaan Perguruan Tinggi Perpusnas RI. Sementara itu, narasumber kedua adalah Afrizal, S.E. yang mewakili Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Jambi.

Transformasi Layanan Literasi Modern Dan Inklusif Merangin

Kedua narasumber memaparkan langkah-langkah strategis dalam memenuhi indikator standar nasional yang ditetapkan pemerintah pusat. Para peserta menyimak pemaparan teknis tersebut untuk membenahkan tata kelola perpustakaan di wilayah masing-masing.

Melalui sosialisasi komprehensif ini, pengelola perpustakaan diharapkan memiliki pemahaman mendalam mengenai indikator akreditasi. Pemahaman yang kuat akan memudahkan mereka dalam menerapkan manajemen perpustakaan yang sesuai standar.

Pemkab Merangin menargetkan layanan literasi di seluruh desa dan sekolah dapat bertransformasi menjadi lebih modern. Penguatan sistem ini memungkinkan masyarakat mengakses informasi secara cepat, akurat, dan terbuka.

Selain berorientasi pada modernisasi, pembenahan ini juga mengarahkan perpustakaan menjadi fasilitas publik yang lebih inklusif. Pemerintah daerah berharap seluruh lapisan masyarakat dapat memanfaatkan perpustakaan secara maksimal untuk meningkatkan pengetahuan.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Jambi Hemat Anggaran Rp200 Miliar dari Pengalihan PPPK ke Pusat
Sidak Bupati Merangin Perkim Temukan Kantor Kosong dan Musala Kotor
Bupati Tanjung Jabung Barat Sampaikan Rancangan Perubahan APBD 2026
Dua Pejabat Dinas Pendidikan Kota Jambi Mengundurkan Diri
Bupati Batang Hari Hadiri Rapat Paripurna Listening Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto
Pemkab Kerinci Raih Prestasi Implementasi Program 3 Juta Rumah
Pemprov Jambi Raih Penghargaan Program 3 Juta Rumah 2026
Pemkab Dharmasraya Muluskan Ruas Jalan Simpang Tiga Sitiung Lama–Pulai
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:54 WIB

Pemprov Jambi Hemat Anggaran Rp200 Miliar dari Pengalihan PPPK ke Pusat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:55 WIB

Sidak Bupati Merangin Perkim Temukan Kantor Kosong dan Musala Kotor

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:50 WIB

Pemkab Merangin Dorong Akreditasi Perpustakaan Desa dan Sekolah

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:31 WIB

Bupati Tanjung Jabung Barat Sampaikan Rancangan Perubahan APBD 2026

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:43 WIB

Dua Pejabat Dinas Pendidikan Kota Jambi Mengundurkan Diri

Berita Terbaru