Bupati Merangin M. Syukur Prioritaskan Anggaran dan Armada Kebersihan

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Merangin M. Syukur prioritaskan anggaran Dinas LH dan membeli armada kebersihan.(poto: ar/meranginkab.go.id).

Bupati Merangin M. Syukur prioritaskan anggaran Dinas LH dan membeli armada kebersihan.(poto: ar/meranginkab.go.id).

Merangin, oegopost.id – Pemkab Merangin menunjukkan langkah nyata dalam menjaga kelestarian serta keindahan wilayah kabupaten. Wujud nyata ini terlihat saat pimpinan daerah menggelontorkan dukungan dana dan fasilitas secara masif.

Wujud Komitmen Kebersihan Bupati Merangin tersebut bertujuan menciptakan kawasan pemukiman maupun perkotaan yang rapi. Bupati Merangin, M. Syukur, menyampaikan penegasan ini di hadapan para tamu undangan yang hadir.

Pernyataan penting itu beliau sampaikan saat memberikan arahan resmi pada Sabtu (15/8). M. Syukur membuka acara peluncuran program Bank Sampah serta Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).

Orang nomor satu di Merangin ini memastikan pihak pemerintah selalu siap mengabulkan setiap usulan instansi teknis. Beliau menegaskan bahwa seluruh permohonan operasional dari Dinas Lingkungan Hidup (LH) pasti mendapatkan persetujuan.

Dukungan Anggaran Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Daerah Merangin

Bupati M. Syukur membeberkan alasan utama di balik besarnya alokasi dana untuk sektor lingkungan hidup. Beliau memiliki keinginan kuat agar wilayah Kabupaten Merangin selalu berada dalam kondisi bersih sepanjang waktu.

Keinginan tersebut muncul setelah beliau mengamati langsung pengelolaan tata kota di berbagai belahan dunia. Beliau menilai keindahan alam Indonesia sejatinya jauh melampaui negara-negara Eropa yang pernah beliau kunjungi.

Baca Juga :  Bupati Merangin PKD 2026 Tampil Memukau, Al Haris Dorong Pelestarian Budaya dan Kebangkitan UMKM

Atas dasar itulah, Pemkab Merangin mengarahkan kebijakan anggaran daerah untuk menyokong kebutuhan Dinas LH. Pihak pemerintah daerah memprioritaskan penyediaan sarana pendukung guna menunjang kerja para petugas lapangan.

Kebijakan ini menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan sampah mendapat perhatian sangat serius dari pemerintah kabupaten. Seluruh jajaran Dinas LH kini memegang tanggung jawab besar untuk merealisasikan target lingkungan bersih tersebut.

Pembelian Armada Kebersihan Merangin Jadi Prioritas Utama Daerah

Demi mengoptimalkan alokasi anggaran, Bupati M. Syukur mengambil tindakan tegas terkait pengadaan kendaraan dinas. Pihak Pemkab Merangin menghentikan sementara seluruh skema pembelian mobil dinas untuk pejabat instansi umum.

Kebijakan penghentian anggaran kendaraan pejabat ini memuat pengecualian khusus bagi jajaran Dinas LH. Pihak Pemkab Merangin membebaskan instansi lingkungan hidup untuk terus menambah armada operasional pengangkut sampah.

Pemerintah kabupaten tercatat telah merampungkan pembelian dua unit mobil dinas baru untuk operasional Dinas LH. Kebijakan pengadaan sarana pengangkut sampah ini terus berjalan hingga pembahasan APBD Perubahan mendatang.

Pada alokasi APBD Perubahan, Pemkab Merangin berencana menambah tiga unit mobil berukuran besar. Nilai pengadaan untuk satu unit mobil besar tersebut mencapai angka Rp1,3 miliar.

Pemerintah daerah juga melengkapi sarana operasional dengan membeli satu unit Beko loader dan armada Amroll. Selain alat berat, Pemkab Merangin menyediakan 10 unit motor roda tiga bagi petugas lapangan.

Baca Juga :  Gubernur Jambi Salurkan Beras Cadangan Pangan untuk Korban Banjir dan Longsor di Sarolangun

Seluruh armada motor roda tiga tersebut nantinya disalurkan secara langsung ke tiap-tiap kantor kelurahan. Kehadiran unit transportasi roda tiga ini mempermudah petugas menjangkau area pemukiman warga secara merata.

Peran Aktif Warga Jadi Kunci Kebersihan Lingkungan Daerah

Bupati M. Syukur mengingatkan bahwa ketersediaan fasilitas operasional pemerintah bukanlah satu-satunya faktor penentu. Beliau menegaskan bahwa penyediaan sarana kebersihan tidak akan berjalan maksimal tanpa kepedulian warga.

Pemerintah daerah telah berupaya maksimal menyediakan berbagai kemudahan prasarana kebersihan bagi seluruh lapisan masyarakat. Namun, pencapaian target wilayah bersih masih menghadapi tantangan jika kesadaran publik belum tumbuh merata.

Oleh karena itu, beliau mengajak kalangan ibu-ibu agar mau tampil sebagai penggerak utama pengelolaan sampah. Kaum perempuan memiliki posisi strategis untuk menularkan kebiasaan hidup bersih dari dalam lingkungan keluarga.

M. Syukur menekankan bahwa langkah kecil dari lingkungan rumah tangga mampu memberikan dampak luar biasa bagi masyarakat. Setiap contoh baik yang diperlihatkan warga akan menginspirasi lingkungan sekitar untuk ikut menjaga kebersihan.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polresta Jambi Sita Ratusan Motor Balap Liar Sepanjang Agustus 2026
Perumda Tirta Mayang Bagikan Masker Gratis Saat Kualitas Udara Memburuk
Kebakaran Lahan Samping Kampus UIN STS Jambi Merambat ke Buper, Warek III Turun Langsung Pemadaman
Kebakaran Lahan Sungai Buluh Hanguskan Satu Hektare Kebun Karet
Sanggar Budaya Muaro Jambi Sabet Juara I Festival Batanghari 2026
Karhutla Tebo Memicu Lonjakan Kasus ISPA 2026, Dinas Kesehatan Minta Warga Waspada
Pembagian Masker Gratis Karhutla Dilakukan Pemkab Muaro Jambi Akibat Kabut Asap Pekat
Kebakaran Lahan Perkebunan Karet di Sarana Jaya Bungo Berhasil Dipadamkan Tim Gabungan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:49 WIB

Polresta Jambi Sita Ratusan Motor Balap Liar Sepanjang Agustus 2026

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:44 WIB

Perumda Tirta Mayang Bagikan Masker Gratis Saat Kualitas Udara Memburuk

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:34 WIB

Kebakaran Lahan Samping Kampus UIN STS Jambi Merambat ke Buper, Warek III Turun Langsung Pemadaman

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:30 WIB

Kebakaran Lahan Sungai Buluh Hanguskan Satu Hektare Kebun Karet

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:39 WIB

Karhutla Tebo Memicu Lonjakan Kasus ISPA 2026, Dinas Kesehatan Minta Warga Waspada

Berita Terbaru